Saya baru sadar setelah melihat layout secara keseluruhan, setelah lama tidak melihatnya karena terlalu bernapsu pada kehendak untuk posting. Setelah menulis Hilangnya Sebuah Tags, saya berpikir bahwa masalah yang dialami oleh WordPress yang saya gunakan ini telah selesai. Dan seperti yang saya janjikan, bahwa saya tidak akan lagi merubah-rubah template yang sudah ada tersebut, ditambah dengan keyakinan bahwa sudah tidak ada masalah dengan sapimoto.com, maka saya jarang sekali melihat tampilan secara keseluruhan dan hanya posting, posting, dan posting walaupun postingnya sama sekali tidak bermutu.
Kapan hari juga sempat untuk melihat tampilan sapimoto.com menggunakan handphone yang sudah disetting untuk tidak menampilkan gambar, maka saya juga tidak sadar dengan rusaknya template tersebut. Karena saya berpikir, melorotnya kedua sidebar yang ada disisi kanan adalah karena kecilnya layar handset yang saya gunakan atau bisa juga dikarenakan setting tanpa gambar tersebut.
Menggunakan setting tanpa gambar, sama sekali tidak ada maksud apapun, hanya berusaha menghemat pengeluaran dari bidang telekomunikasi yang mungkin nantinya hasil penghematan tersebut bisa dimanfaatkan untuk keperluan yang lain.
Perkiraan saya terhadap layar kecil serta setting tidak menampilkan gambar, yang akhirnya menghancurkan template, ternyata salah besar. Tapi memang ketika diakses menggunakan komputer, tampilannya memang seperti itu, yaitu kedua side bar disebelah kanan melorot dibawah entry.
Setelah melakukan semedi dan berkomunikasi dengan salah seorang mantan makhluk penunggu server, permasalahan tersebut ditemukan penyebabnya, yaitu adanya perintah !–more– yang membuat bertabrakannya tag div pada entry. Saya sendiri juga tidak terlalu mengerti bagaimana ceritanya makhluk yang bernama !–more– ini bisa menabrak atau ditabrak oleh div. Yang saya tahu, ketika saya menambahkan div pembuka dan penutup dibawah tags untuk menceraikan sementara sebuah entry pada halaman utama, tidak ada perubahan yang terjadi, alias layout sapimoto.com tetap hancur. Dan ketika saya menghilangkan !–more– pada entry, sehingga sebuah entry tampil utuh pada halaman utama, layout tidak bermasalah. Berarti memang benar kata mantan makhluk penunggu server.
Dengan segala kerendahan hati dan rasa penyesalan yang sedalam-dalamnya, akhirnya saya mengganti tags div dengan tags p, dan semua permasalahan dengan layout terselesaikan dengan tuntas. Tapi bagaimanapun juga, saya masih penasaran dengan bertabrakannya !–more– dengan div, dan semoga suatu saat saya bisa menemukan solusi untuk memperbaiki apa yang telah terjadi pada template WordPress yang saya gunakan ini.
Terimakasih diucapkan kepada mantan makhluk penunggu server dan titip pesen, jangan malu untuk membagi semua ilmu yang kamu miliki. Kalau pun kamu merasa bahwa banyak orang yang lebih pintar dalam bidang yang kamu tekuni, paling tidak tulisan kamu akan berguna bagi orang-orang awam seperti saya atau mungkin masih ada juga orang-orang awam seperti saya yang juga berkeliaran di internet dan membutuhkan apa yang kamu punya. Atau jika kamu kurang optimis dengan keberadaan orang-orang awam di internet, tulislah sebagai arsip kehidupanmu, mungkin suatu saat menjadi sesuatu yang berguna. Hampir terlupa, blogmu aku submit di MSN Search, siapa tau bisa lebih banyak menjaring pengunjung dan Google Adsense-nya bisa cepat laku.
Category:








Ya sudah mas “terlalu bernapsu” nya dikurangi dikit, nafsunya aja yang digenjot yang digedein…he..he..he. Seperti kejadianku kemarin, Fantastico yang aneh, karena dengan me remove instalasi joomla yang membuat public_html ku terdelete. Hebatkan? seluruh data bisa hilang lu .. hati2 kejadian ini terulang lagi pada anda.
apa tempat hosting bisa berpengaruh? seperti yang pernah saya coba? mungkin…
buat om sapi, perhatikan betul stylesheet nya
@ Mas Giant : iya nih, sudah mulai dikurangi kok Mas…
@ JS : Saya tidak percaya jika yang disalahkan adalah pihak penyedia hosting. Ada apa dengan CSSnya? Hehehehehe… Memang masih banyak yang perlu dibenahi…