Internet murah pastilah merupakan dambaan bagi semua orang yang sudah kecanduan dengan aktifitas di dunia maya yang luas tanpa batas, dan saat ini rasanya belum ada Internet Service Provider yang menyediakan fasilitas internet murah tersebut. Tapi berbicara tentang internet murah, mungkin cerita pribadi saya ini ada hubungannya dengan yang namanya internet murah, walaupun belum tentu bisa dipraktekkan oleh semua orang, bahkan yang menggunakan tipe handphone serta kartu yang sama seperti yang saya gunakan.
Mulai dari hari Jum’at sampai tadi pagi sambil menyaksikan pertandingan final EURO 2008 yang dimenangkan Spanyol dengan satu gol hasil sontekan Torres yang berhasil menggagahi Lehman, ngenet terus menggunakan handphone Sony Ericsson w350i hasil pinjeman yang terpasang kartu IM3. Dengan menggunakan username serta password indosat@durasi yang biasanya kena tarif enam ribu rupiah perjam, tetapi pada 3 hari ini sepertinya ada perubahan tarif.
Bermula dari nomor IM3 yang memang saya khususkan hanya untuk akses internet melalui handphone, pulsa yang tersisa tinggal lima ribu sekian rupiah, dan saya sudah bertekad untuk menghabiskan pulsa itu pada Jum’at malam. Membalas beberapa komentar yang masuk pada blog ini, juga sekalian blogwalking dengan meninggalkan beberapa jejak. Hampir dua jam browsing, nih internet kok gak putus-putus koneksinya, membuat saya keheranan sekaligus kegirangan.
Kegiatan ngenet, terpaksa harus dihentikan dulu untuk melakukan cek pulsa, jangan-jangan telah terjadi minus pada saldo seperti beberapa teman pada beberapa tahun yang lalu. Ternyata tidak, pulsa masih tersisa seribu sekian rupiah. Mungkin memang tarif internet telah turun dan menjadi sangat murah, sehingga pulsa saya yang tinggal lima ribuan tidak tersedot dengan cepat. Lebih aneh lagi, ngenet session kedua dengan pulsa tersisa seribu sekian rupiah, satu jam ngenet juga masih lancar-lancar saja tanpa ada gangguan yang berarti dengan putusnya koneksi internet karena kehabisan pulsa.
Sudah malam, mata capek, handphone panas, battery juga udah tipis, waktunya istirahat, cek pulsa tinggal tiga ratus sekian rupiah. Hari Sabtu siang segera isi ulang lima puluh ribu rupiah dengan harga empat puluh tujuh lima ratus rupiah, dan langsung ngenet lagi. Dari sabtu siang, sampai tadi sambil meyaksikan Final EURO 2008 yang mengkandaskan impian Jerman untuk membawa pulang piala bergengsi dalam kejuaraan sepakbola tingkat Eropa, masih juga blogwalking tanpa arah tujuan yang pasti.
Sampai pada akhirnya Sony Ericsson W350i diminta oleh yang punya, karena ternyata malah saya yang memerawani itu handphone, padahal yang punya sama sekali belum menyentuhnya. Saat ini saldo pulsa IM3 masih empat puluh lima ribu sekian rupiah. Benar-benar sebuah internet murah walaupun menggunakan handphone pinjaman.
Bisa ngenet dimanapun dengan tarif internet murah IM3, sambil menunggu tukang pasang listrik, sambil nunggu ibu-ibu belanja, sambil nunggu pesanan makan datang, sambil melihat pertandingan final EURO 2008, sambil apa-apa juga bisa kalau tarifnya semurah itu.
Cerita ini hanyalah pengalaman pribadi yang mungkin tidak berlaku bagi pengguna IM3 yang lain, jadi jangan terlalu percaya dengan cerita diatas. Kalaupun Anda telah mencobanya dan hasilnya tidak seperti yang saya ceritakan, berarti keberuntungan itu hanyalah milik saya. Browser yang saya gunakan menggunakan full setting, dimana gambar pada web terlihat semua, karena ini merupakan koneksi internet dengan hitungan waktu atau durasi, maka sengaja saya aktifkan semua fasilitas yang ada pada browser.
Sony Ericsson W350i telah dikembalikan ke pemilik aslinya dan saya mendapatkan ganti sebuah handphone Motorola yang saya tidak tahu tipenya, yang saat ini sedang tidak digunakan oleh pemiliknya. Tidak menjadi masalah, karena juga sudah dilengkapi dengan GPRS, cuma ternyata browser yang saya gunakan pada Sony Ericsson baik Opera Mini maupun UCWEB tidak ada yang cocok dengan handphone ini.
Untuk melengkapi laporan internet murah, baru saja saya mencoba berkoneksi dengan membaca serta berkomentar di postingan Cosa Aranda yang terbaru, membutuhkan waktu sekitar 12 menit, pulsa yang berkurang tidak lebih dari dua ratus rupiah. Benar-benar sebuah new experience bersama internet murah IM3…





















on Jun 30th, 2008 at 2:09 pm
Hahaha. emang relatif. ditempat saya, GPRS-nya IM3 sangat mengerikan…
BTW fastnet juga murah (unlimited+384kbps+99rb), cuma terbatas di daerah2 tertentu aja. Nah ini juga relatif, banyak yang komplain, tapi saya sih nyaman2 aja
on Jun 30th, 2008 at 5:30 pm
Sidoarjo belum tercover internet murah dari fastnet….
on Jun 30th, 2008 at 6:11 pm
Keduaxxxx…
on Jun 30th, 2008 at 7:07 pm
Kayaknya yang bisa bebas menentukan pilihan neeh orang 2 Jakarta ya…mau fasnet, speedy, atau apapun di sana mudah…
on Jun 30th, 2008 at 7:37 pm
Iya Pak, yang di daerah cuma bisa pasrah dengan apa yang ada. Barusan saya blogwalking, ada yang mengatakan klo internet murah IM3 akan berakhir hari ini, 30 Juni 2008
on Jun 30th, 2008 at 7:47 pm
Kalo saya sih justru kebalikannya…. karena ketika saya pakai justru biaya IM3 bukan 6000/jam seperti yang diiklankan hehehe ada artileknya saya tulis di rumah saya hiks…
on Jun 30th, 2008 at 10:18 pm
wah speednya berapa tuh? cepet ga prend?
ga pake speedy aja? sptnya telkom lagi baik tuh hehehehehe
on Jun 30th, 2008 at 10:19 pm
@Zalukhu : Iya, Mas…
Disini saya juga kena tarif dibawah 200 rupiah untuk 12 menit…
@xero : kecepatan lumayan. Speedy untuk komputer yang nancep gak kemana-mana, bro. Klo internet murah IM3 untuk ngenet sambil jalan-jalan…
on Jul 1st, 2008 at 11:25 am
[...] Internet Murah [...]
on Jul 4th, 2008 at 9:30 am
Saya setuju dengan statement yang mengatakan bahwa ini adalah pengalaman pribadi. Soalnya waktu itu temen saya uda dengan senang hati membanggakan akses durasi IM3 ga sampe 6000 perjam, malah katanya 2 jam cm habis 6000. Ketika saya datang ketempatnya dan ngenet bareng dia, setengah jam aja 3000.

Mas Zalukhu juga malah kelebihan bayarnya
Kalo saya pake IM3 yang volume based aja, soalnya cuma dipake buat ngecek blog saya sendiri hehehe
Tapi untuk kecepatan IM3 durasi, saya akui lebih baik ketimbang Telkomnet Instant yang mahal itu