Hari Senin, tanggal 09 Juni 2008, seorang teman dari Madiun mengajak ngobrol melalui Yahoo Messenger. Obrolan seputar kesulitan yang sedang dia hadapi, yaitu sedang mencari sebuah laptop yang sesuai dengan kebutuhan serta budget yang tersedia, dan tidak meninggalkan ketentuan model yang bagus serta spesifikasi yang mumpuni. Dana sudah disediakan dan siap untuk ditukar dengan laptop yang sesuai dengan keinginannya. Ketika saya tanya berapa alokasi dana yang disediakan untuk pembelian laptop, dijawab antara 10juta-15juta. Seharusnya dengan melimpahnya dana yang tersedia untuk pembelian laptop, tidak susah untuk mencari laptop dengan spesifikasi yang diinginkan. Maaf, saya sebut melimpah, karena memang itu merupakan sebuah dana yang teramat besar, menurut saya pribadi, karena menurut keterangan yang disampaikan, dana tersebut didapat dari hasil analisa pasar uang yang tepat di Marketiva. Sepertinya teman saya yang satu ini sudah sukses mempelajari pasar, dan sudah mulai mendapatkan hasil yang maksimal dari aktivitas tradingnya.
Kembali ke laptop!!! Teman saya yang satu ini, meminta sebuah spesifikasi high end, dengan merk yang bonafid, serta daya tahan yang lama. Kalau masalah spesifikasi high end atau merk terkenal, saya rasa tidak terlalu sulit mendapatkannya dengan budget yang tersedia. Tetapi masalah keawetan atau daya tahan, tentu saja sebuah persoalan yang lain, karena ini merupakan sebuah barang elektronik dengan segala macam pernak-pernik mungil didalamnya, dimana hampir semua orang tidak berani untuk mengatakan tentang keawetan atau daya tahan dari barang bernama laptop ini. Saya ini adalah bukan seorang pakar IT, hardware, software, maupun teknologi yang lain, dan ketika ada sebuah pertanyaan untuk mencarikan laptop dengan spesifikasi yang diinginkan, lumayan membuat bingung. Saya jadi merasa seperti seorang konsultan laptop, yang menjual jasa pencarian laptop sesuai dengan budget serta spesifikasi yang dinginkan konsumen. Jangankan untuk menjadi konsultan laptop, sampai sekarang saya juga belum pernah memiliki laptop. Kalau dituduh membawa lari laptop milik kantor, pernah, dan itu menjadi sebuah dilema bagi saya pribadi. Dimana posisi saya sudah termutasi dari kantor lama dan berada di kantor baru, kemudian mendapat sebuah telepon yang menanyakan keberadaan laptop Acer tersebut. Dengan meyakinkan saya jawab bahwa saya tidak membawa laptop tersebut, dan saya ceritakan kronologis, saya meninggalkan kantor lama, bahwa laptop tersebut sudah saya serahkan. Dua hari berikutnya, saya mendapat kabar bahwa laptop Acer tersebut telah ditemukan didalam sebuah lemari penyimpanan yang hanya orang-orang tertentu yang mempunyai akses untuk menyentuhnya. Halah, lha kok malah curhat.
Oke, pada saat kita ngobrol tersebut, saya tempatkan diri saya sebagai konsultan laptop gadungan, dengan harapan akan mendapatkan laptop sesuai dengan budget serta spesifikasi yang diinginkan oleh konsumen saya. Pada saat pertama, teman saya menyodorkan beberapa pilihan laptop dari merk HP, tetapi masih bingung untuk menentukan pilihan. Akhirnya dari beberapa pilihan yang disampaikan tersebut, saya menjatuhkan pilihan kepada HP Pavilion dv6830us. Dengan jatuhnya pilihan sang konsultan laptop gadungan berdasar pada analisa ala kadarnya, ternyata belum memuaskan hati sang konsumen. Dan meminta untuk mencarikan merk lain, Toshiba adalah merk yang diinginkannya. Ketika saya tanya tipe apa, tidak mendapat jawaban yang pasti, dan setelah melalui sedikit obrolan yang tidak terlalu panjang tentang yang terjadi pada Satelite, ketika masih bertugas di Madiun, akhirnya dipihlah Tecra. Kemudian saya searching Toshiba Tecra, sesuai dengan spesifikasi dan harga yang diinginkan. Hasil pencarian mengarahkan saya kepada Toshiba Tecra A9-S9017 dan Toshiba Tecra M8, tetapi ternyata untuk harga Toshiba Tecra A9-S9017 masih dirasa terlalu tinggi, sedangkan untuk Toshiba Tecra M8 masih pikir-pikir karena prosesor yang masih menggunakan 1.8GHz
Sebagai seorang konsultan laptop gadungan dan berusaha memuaskan konsumen, hari ini saya lanjutkan mengunjungi mesin pencari untuk menemukan barang yang mungkin lebih cocok bagi konsumen pertama saya. Dari hasil pencarian tersebut, saya temukan Toshiba Tecra M5, Toshiba Tecra M9, Toshiba Tecra A8-EZ8512, yang menggunakan prosesor Intel Centrino Duo, kecuali untuk Toshiba Tecra M9 menggunakan prosesor Intel Centrino Pro. Mudah-mudahan dengan temuan baru ini, bisa memuaskan hati konsumen saya untuk mendapatkan laptop yang diinginkannya. Saya sendiri juga tidak pernah bertanya, sebenarnya kenapa pada akhirnya dia memutuskan untuk memilih Toshiba Tecra, padahal pada awalnya menunjukkan katalog dari bermacam jenis HP Pavilion. Mudah-mudahan keahlian sebagai konsultan laptop gadungan ini, suatu saat bisa berkembang menjadi konsultan laptop asli, yang benar-benar mumpuni.





















on Jun 10th, 2008 at 6:58 pm
Ntar kalo ada dana tak konsultasi ama sampeyan
(tapi bayar ga? hehehehe
on Jun 11th, 2008 at 4:22 pm
Saat ini masih gratis…
Lha wong udah dibilang konsultan gadungan, kok masih nekat mau konsultasi…
on Jun 11th, 2008 at 10:07 pm
asem iks ndadak ditulis ng webblog peh nduwe ae…:)). ngurusi blog yo ojok lali ngurusi GJ men cepet sugih wakakaka….
on Jun 12th, 2008 at 7:33 am
Mumpung ada bahan buat ditulis…