Beberapa hari ini, saya sedang melakukan perburuan terhadap tips untuk membatasi bandwidth ataupun software bandwidth limiter yang bisa diaplikasikan untuk windows, dikarenakan koneksi internet yang saya gunakan dalam Local Area Network sudah sangat padat dan mulai sering bermasalah dengan banyaknya terjadi kemacetan yang disebabkan adanya beberapa user yang menggunakan koneksi internet dengan tidak menghiraukan kebutuhan user lain. Download besar-besaran dilakukan tanpa henti, membuka browser masing-masing dengan tab yang sampai tidak muat untuk terlihat dalam satu window, dan yang lebih parah adalah satu user membuka beberapa window browser dengan isian tab yang sangat banyak sekali.
Bagi pemakai Linux, pasti sudah tidak asing dengan yang namanya Microtic atau Squid, sedangkan untuk Windows saya baru menemukan CCProxy yang memiliki kemampuan untuk melakukan pembatasan bandwidth terhadap user.
Dan seperti yang saya katakan sebelumnya, saat ini saya menggunakan CCProxy yang telah dicrack sebagai alternatif pembagian koneksi internet, yang memiliki fasilitas sebagai pembatas bandwidth dan koneksi user, tidak seperti WinProxy yang hanya dapat membatasi user berdasar IP. Tetapi melihat yang terjadi saat ini, dari pembatasan yang saya lakukan pada setting sepertinya sama sekali tidak memberikan pengaruh seperti yang saya harapkan. Walaupun saya telah melakukan pembatasan koneksi sebanyak 10 koneksi untuk tiap user, tapi masih banyak user yang mampu untuk membuka banyak sekali tab dalam sebuah browser. Ataukah mungkin yang dimaksud dengan 10 koneksi adalah 10 window dan bukan 10 tab, saya juga belum paham akan hal tersebut.
Setelah gagal melakukan pembatasan bandwidth dengan menggunakan cara melakukan pembatasan koneksi, kemudian saya coba untuk melakukan setting dengan melakukan pembatasan bandwidth dengan cara pengalokasian jumlah bandwidth yang tersedia kepada user. Karena saat ini Telkom Speedy, sudah meningkatkan downstream menjadi 1019 Kbps untuk dan upstream 123 Kbps, maka saya bagi untuk tiap-tiap user mendapatkan jatah sebesar 25Kbps. Dengan setting yang kedua ini, ternyata juga tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Kemudian menggabungkan kedua metode pembatasan bandwidth yang dapat dilakukan CCProxy, ternyata hasilnya juga nihil.
Berhari-hari mencari tips dan trik ataupun software gratis sebagai pembatas bandwidth di windows, sampai sekarang belum menemukan sama sekali. Beberapa tulisan yang membahas pembatas bandwidth atau bandwidth limiter hampir selalu berbasis pada Linux, dimana saya belum terlalu menguasainya, lagipula komputer yang digunakan ini adalah fasilitas kantor yang sudah mendapatkan operating sistem berupa Windows dan sangat tidak mungkin jika kemuduan tiba-tiba saya merubahnya menjadi Linux.
Dalam tulisan ini, sebenarnya saya sedang ingin mencari referensi atau petunjuk dari para pengunjung sapimoto.com tentang Pembatas Bandwidth atau Bandwidth Limiter apa yang biasanya digunakan oleh warnet atau pengelola internet dalam sebuah Local Area Network maupun Wide Area Network, dan tentunya dengan menggunakan Windows sebagai operating systemnya. Karena perburuan yang saya lakukan melalui mesin pencari menggunakan kata kunci pembatas bandwidth ataupun bandwidth limiter dengan ditambah embel-embel Windows, belum membuahkan hasil seperti yang saya inginkan. Terimakasih atas segala bantuan yang diberikan.
Category:








Wah sulit juga ya… menurut pengalaman saya yang paling mematikan adalah IDM (internet Download Manager).. Jika software tersebut di install dan digunakan di salah client maka user yang lain dipastikan tidak dapat jatah banwidth… Ngeri sekali.. Berbeda dengan download manager yang lain seperti DAP (download Accelerator Plus), FDM (Free Download Manager), flashget atau yang lainnya.. masih memeberikan kesempatan untuk client lain dalam sebuah network untuk tetap berselancar.. Mungkin ide saya adalah dengan menuliskan “Dilarang menginstall dan menggunakan IDM, Jika ketahuan maka denda 10X lipat dari biaya internet yang digunakan” Gimana?
Gak bisa kayak gitu, Mas…
Ini koneksi internet hasil iuran bersama, jadi gak bisa pake acara nglarang-nglarang…
Yang bisa adalah, admin bertindak sendiri untuk sedikit mengekang para bokeper….
yaelah mau nggak mau belajar pake linux nih!
ubuntu…..bisa buat buntu!
wekekekkekekeke!
Masih belajar pake Linux, tapi untuk dirumah…
Klo dikantor sepertinya sangat tidak mungkin karena adanya kebijakan internal…
wah problemnya hampir sama nih, saya juga lagi nyari bandwidth limiter berbasis windows, sama sama nyari yah mas, kalo dah dapet duluan kabarin yah begitupun saya akan saya kabari kao dapet, tapi jika mas berkenan
salam kenal regard
Tentu saja saya sangat senang jika ada yang mau membantu menyelesaikan permasalahan yang saya alami. Nanti klo saya sudah dapat, akan saya kabari. Terimakasih
[...] Setelah beberapa hari yang lalu, seperti yang telah saya posting bahwa saya sedang membutuhkan sebuah software sebagai bandwidth limiter atau pembatas bandwidth yang memiliki basis operating system Windows [...]
Sayah jugak direpotkeun dengan hal nyang sama, da Tempat Ngitung Duwit Receh. Tagihan SPIDOL (speedy dodol)
mbludag…
Sayah berusaha nge Block beberapa Address nyang biyasa mereka buka, setelah sayah ngintip History nya…
Memang segh, sayah kan termasuk Small Office. Jadi ndak begetoo ribet.
Nyang sayah lakukeun cuman mbukak admin modem, dan mangslupin Key Word nyang biyasa mereka pake.
Sekarang kalok mereka mau mbukak motoGP, misalnya, otomatis ndak isa…
Ndak lupa, admin modem diganti…
wah saya juga pengen tuh