Transfer uang merupakan sebuah kegiatan perekonomian yang sudah biasa terjadi dijaman yang serba modern sekarang ini. Dengan adanya fasilitas transfer ini sangat memudahkan banyak orang, para pedagang dengan pembelinya bisa langsung bertransaksi tanpa perlu bertatap muka, bapak yang akan mengirim uang sekolah untuk anaknya yang bersekolah di luar kota tidak perlu jauh-jauh untuk mengantar atau memaksa anaknya yang sedang pura-pura sibuk ujian untuk pulang. Sesuatu yang mudah, terkadang juga membawa akibat yang kurang baik yaitu banyaknya korban penipuan yang tertipu dengan mentransfer sejumlah uang kepada penjahat yang hanya menghubunginya melalui telepon atau sepucuk pistol surat.
Saat ini di Indonesia sudah banyak sekali bank baik besar maupun kecil, sehat atau sakit-sakitan yang terus berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik untuk memancing nasabah menitipkan uang ditempatnya. Selain menawarkan pelayanan yang bermacam-macam, bank-bank tersebut juga menawarkan sejumlah potongan terhadap uang nasabahnya yang ikut menikmati atau dipaksa untuk menikmati fasilitas yang disediakan tersebut. Walaupun terkadang potongan yang dikenakan tidak sebanding dengan keberadaan uang yang ada di tabungan, maka sebagai nasabah hanya bisa manut pada peraturan yang telah disepakati entah oleh siapa.
Mungkin anda masih ingat ketika jaman dahulu ada yang namanya wesel pos yang digunakan untuk berkirim uang antar kota, dimana layanan tersebut adalah milik PT. Pos Indonesia. Untuk berkirim wesel pos, seorang pengirim harus datang ke kantor pos terdekat untuk mengisi formulir wesel pos kemudian menyerahkan sejumlah yang akan dikirimkan dengan ditambah biaya atas pengiriman tersebut. Setelah adanya fasilitas transfer antar rekening bank, sepertinya wesel pos menjadi tidak terdengar gaungnya.
Transfer dari rekening dalam satu naungan bank tentu tidak menjadi masalah yang berarti, tetapi transfer antar rekening bank memang kedengarannya sangat repot dan banyak orang untuk memilih menghindarinya. Kemarin dari hasil blogwalking, kesasar di Priyadidotnet membaca sebuah tulisan berjudul Trik Transfer Seketika Antara Rekening BCA dan Bank Lain, yang menyebutkan sebuah kesulitan ketika akan melakukan transfer antar bank khususnya dengan rekening BCA. Dari trik transfer tersebut yang pada akhirnya melibatkan beberapa bank, saya merasa itu sangat tidak praktis dan justru membuat biaya transfer menjadi lebih besar.
Transfer antar rekening bank sebenarnya tidak perlu terlalu rumit seperti yang ditulis dalam tulisan tersebut, dimana harus melibatkan bank pihak ketiga sebagai perantaranya. Yang perlu diketahui untuk berhemat biaya transfer sebenarnya cukup satu, yatu kode bank dimana akan ditransfernya sejumlah uang. Untuk melihat daftar kode bank yang ada di Indonesia, maseko telah menyediakan daftar kode bank lengkap dengan kode cabang yang dibutuhkan apabila diperlukan dengan melakukan klik pada link yang tersedia disana.
Kenapa saya mengkaitkan dua dua blog yang berbeda tersebut? Karena beberapa hari yang lalu, saya menggunakan daftar bank yang disediakan maseko untuk melakukan transfer antar rekening bank, yaitu dari BCA ke BII. Pada saat akan mentransfer maka muncul sebuah form dalam proses transfer tersebut yang mengharuskan untuk mengisikan kode bank sejumlah tiga digit angka, karena saya tidak mengetahui kode bank yang dimiliki BII maka segera saya akses blog maseko menggunakan jaringan GPRS yang ada, untuk melihatnya. Setelah mendapatkan kode tersebut segera saya masukkan kode tersebut, muncul nama bank, nama pemilik rekening, jumlah uang yang ditransfer, tekan OK, selesai.
Proses transfer antar rekening bank tersebut sukses dan saya dikenai biaya tambahan sebesar lima ribu rupiah yang langsung didebet dari rekening. Hasil transfer juga bisa langsung diterima oleh si penerima tanpa perlu menunggu proses yang lama seperti pada proses pengiriman wesel pos. Proses cepat dan murah.
Tulisan ini saya buat dari hasil pengalaman pribadi, bukan karena komentar saya yang kemarin tidak muncul ditempatnya Mas Priyadi :D, dan mudah-mudahan berguna bagi yang memerlukan informasi tentang transfer antar rekening bank.





















on Jul 4th, 2008 at 5:09 pm
jadi inget waktu SD diajarin nulis wesel dan nulis singkatan singkatan…*ttk hbs *
on Jul 4th, 2008 at 5:33 pm
Iya bener, Mbak…
Dulu ada pelajaran yang salah satu materinya nulis wesel, pelajaran apa ya? bahasa indonesia atau ips? lupa…
Bener-bener lupa klo ada pelajaran tersebut…
Terimakasih…
on Jul 4th, 2008 at 5:34 pm
pihak ke 3 dibutuhkan untuk menjamin nasabah bank..
Maksudnya, misal nasabah bank A mau mentransfer ke bank B. Agar data nasabah terlindungi maka diperlukan pihak ketiga yang akan menerima data2 nasabah dari bank A. Jadi bank B tidak akan mengetahui data2 nasabah bank A.
Rasanya begitu betul ndak??
on Jul 4th, 2008 at 6:00 pm
no comment…….
masih pake wesel dan amplop dalemnya diselipin duit….hehehehehe
on Jul 4th, 2008 at 7:02 pm
kalo transfer ke bank lain biasanya dikenain biaya berapa ya om???
on Jul 4th, 2008 at 11:56 pm
gak bisa mas. atau paling ngga, gak semua bank bisa. saya baru coba transfer dari BCA ke Mandiri/Niaga/BNI lewat menu ‘transfer ke bank lain’ dari ATM BCA. gak bisa tuh. ditolak sama ATM-nya.
kalaupun BII bisa terima uang dari BCA, mungkin ada kerjasama khusus. saya gak punya BII, jadi gak bisa verifikasi apa emang bisa.
on Jul 5th, 2008 at 6:10 am
Ternyata bisa yah,
saya gak kepikir kalau bisa,
wah bisa dicoba nih triknya.
Trim mas, semoga Panjang Umur dan banyak Rejeki
on Jul 7th, 2008 at 8:25 am
@ made eka : bukan money laundrying lho…


@ wesel : mosok sih?
@ trendy : dari BCA ke bank lain, kena 5ribu per transaksi
@ Priyadi : betul, Mas. Saya coba ke mandiri dengan kode 008 juga gak bisa, katanya salah kode bank.
@ petani internet : terimakasih, Pak…
on Jul 7th, 2008 at 9:19 am
[...] Transfer Antar Rekening Bank [...]
on Sep 6th, 2008 at 6:24 am
[...] kadang2 dipusingkan dg adanya 3 digit kode bank. maka seteleh googling dapat list of kode bank di sapitomo. Mudah2an [...]
on Sep 6th, 2008 at 6:37 am
[...] kadang2 dipusingkan dg adanya 3 digit kode bank. maka seteleh googling dapat list of kode bank di sapitomo. Mudah2an [...]
on Oct 13th, 2008 at 9:26 am
setau saya bukan masalah “tau atau tidak sandi dari bank tersebut” tetapi, apakah bank tersebut tergabung dalam ‘Internetwork BANK’ dengan bca/prima atau tidak.
kalo pun kita tidak tau kode nya, tapi kalo bank tersebut terhubung dengan internetwork nya BCA, kita kan bisa tau dari info yang ada di layar ATM kan?
misalkan BII , sejak agustus 2008 udah RESMI bergabung ke internetwork PRIMA , dimana dalam jaringan PRIMA(operated by PT Rintis Sejahtera) tersebut ada BCA, jadi kita bisa transfer ke BII dari atm BCA and vice versa ( jadi kalo juli udah bisa transfer kemungkinan Soft openingnya kaleee, belum di publish resmi, resminya agustus)
bank lain yang juga termasuk ke jaringan PRIMA adalah : NISP, BRI, Mega, Bukopin dan lai lain. dimana rata2 bank2 tersebut juga anggota jaringan ATM BERSAMA.
kalo belum ada kerjasama dengan BCA/Prima , (seperti BNI,Niaga,mandiri), biarpun kita tau kodenya, tetep aja kita gak bisa transfer dari BCA.
Imron last blog post..Tlatah Yujo
on Nov 21st, 2008 at 4:11 pm
Makasih atas semua infonya, saya akan coba dulu transfer dari BCA ke BRI.
on Nov 21st, 2008 at 5:06 pm
@imron : saya menggunakan M-Banking, jadi tidak terlihat kode atau nama apapun, permintaanya adalah kode bank.
@Ponco : sama-sama, senang bisa membantu, tapi ada baiknya juga membaca lanjutan tulisan ini transfer antar bank gagal…
on Dec 31st, 2008 at 9:36 am
alhamdulillah akhirnya dapat kodenya juga…thanks very much mas…