Dalam dunia blogging, tentu saja sudah tidak asing bagi blogger untuk saling berkomentar terhadap posting pada sebuah blog. Pemberian komentar pada sebuah blog, biasanya didasari oleh rasa tertarik terhadap sebuah masalah atau topik yang sedang dibahas, sebagai rasa untuk menghormati penulis blog yang telah bersusah payah melakukan penulisan, protes terhadap apa yang tertulis, menambahkan yang kurang dari tulisan dalam sebuah blog atau bisa juga hanya berupa tanda telah melakukan kunjungan balasan dari seseorang yang pernah berkunjung ke blog yang dimilikinya. Yang menunjang terbentuknya budaya komentar salah satunya adalah kegiatan blogwalking atau mengunjungi blog lain, entah itu kenal atau tidak dengan pemilik blog, pernah melakukan kunjungan ke blog yang dimiliki atau belum.
Budaya komentar ini rupanya masih belum dianut oleh seluruh blogger yang gemar bergentayangan di blog lain, walaupun blogger tersebut juga berharap memiliki traffic yang tinggi. Untuk yang tidak ngeblog tentu saja merupakan kasus yang lain, karena memang tidak berharap akan datangnya traffic. Dalam hal ini, tentu saja saya tidak akan membahas terhadap sebuah kunjungan ke blog dengan bahasa asing, yang mungkin kita sebagai pengunjung hanya dapat mengerti apa yang dimaksud dalam sebuah posting tanpa bisa mengutarakan ekspresi kita terhadap posting tersebut. Yang saya maksud dalam budaya komentar ini adalah untuk blog yang berbahasa sama dengan bahasa pengunjung, dalam hal ini Bahasa Indonesia tentunya. Kalaupun memberikan komentar pada blog berbahasa asing tentunya juga akan lebih bagus, asalkan sesuai dengan topik yang dibahas, dan tidak asal komentar.
Selain masih rendahnya kemauan dan keinginan untuk memiliki budaya komentar, masih ada juga beberapa blogger yang tidak mau menerima komentar, hal ini terbukti dengan ditutupnya form pemberian komentar. Saya mengatakan beberapa, karena saya belum banyak menemukan blogger dengan tipe tertutup seperti ini. Jika dibandingkan dengan blog yang menerima komentar, maka blog tertutup semacam ini pastilah hanya merupakan jumlah kecil dari keseluruhan blog yang ada.
Mengapa seorang pengunjung tidak mau memberikan sebuah komentar pada sebuah posting yang terdapat di sebuah blog? Bisa jadi karena pemilik blog atau penulis, kurang bisa berinteraksi atau memancing pengunjung untuk memberikan komentar. Selain dari faktor penulis, kurangnya komentar yang masuk juga bisa disebabkan oleh faktor dari pengunjung itu sendiri yang memang mempunyai sifat dasar ingin bermain rahasia dan tidak ingin identitasnya diketahui oleh siapapun. Itu hanyalah faktor yang berpengaruh, yang saya ketahui. Jika ada yang ingin menambahkan, silahkan melalui komentar dibawah.
Kalau menurut saya pribadi, dengan memberikan komentar pada sebuah tulisan, maka sang penulis akan merasa sangat dihargai bahwa tulisan yang telah ditulisnya, ternyata ada yang membaca. Apa manfaat dari meninggalkan komentar? Manfaat dari meninggalkan komentar, salah satunya adalah akan mendapatkan kunjungan balik dari pemilik blog dimana kita telah meninggalkan komentar. Selain adanya kunjungan balik, terkadang pengunjung lain juga akan melakukan klik link yang menuju blog kita. Bukankah itu merupakan salah satu cara beriklan secara gratis, agar orang mau berkunjung ke blog yang kita kelola?
Komentar yang berhubungan dengan topik yang sedang dibahas mempunyai kesempatan lebih besar untuk mendapat lebih dari sekedar kunjungan balik dari pemilik blog dimana kita meninggalkan komentar, tetapi juga dari pengunjung lain. Karena dengan pemberian komentar yang berhubungan, maka pengunjung lain akan berpikir bahwa dalam blog yang kita kelola juga membahas tentang hal yang telah membuatnya tertarik dan mampir di posting blog, dimana kita telah meninggalkan komentar disana.
Bagi yang sudah malang melintang dalam dunia blog dan berpenghasilan dari internet, tentu sudah tidak asing dengan budaya komentar ini, karena selain dengan beriklan gratis, traffic yang datang juga akan semakin meningkat yang merupakan salah satu pertanda earning juga akan meningkat.
Bagaimana dengan Anda? Apakah masih ingin selalu berpredikat sebagai pengagum rahasia web blog of sapimoto atau sudah mau tampil dan siap mendapat kunjungan balasan dari tempat Anda meninggalkan komentar? Jika sudah bersedia untuk meninggalkan komentar pada setiap blog yang Anda kunjungi, Selamat Datang di Budaya Berkomentar.
Category:








Setuju…
tapi klu komentarnya “no comment”
apa itu bagian dari budaya komentar ?
Wah, mungkin klo itu lain lagi persoalannya, Mas…
Pengunjung lain yang tertarik untuk berkunjung ke sebuah blog komentator, biasanya adalah ketika komentar yang diberikan berkaitan dengan isi posting…
Kalo komentar bagi saya itu wajib hukumnya mas.. Soalnya itu sudah menjadi keharusan bagi seorang blogger…
wah jadi ngeblog itu satu paket ama komentar dan menerima komentar to?? saya kira bisa di beli terpisah
Sudah satu paket, seperti beli pulsa sekalian sinyalnya…
Saya datang di budaya komentar. Selamat Datang di Budaya Berkomentar. Btw. stuju tuh, “no comment” termasuk jg komentar
yahh udeh deh tinggal kan komentar disini?
komentar……….
*termasuk apa nih ??
Iya seneng kalo banyak yg komen.
Tp emang yg ga komen itu lbh bnyk lg loh jumlahnya.
Kaya’ di kantor.. Tiba2 aja ada yg nyamperin trus ngakunya udah baca blogku.
Kdg surprise jg, pdhl ga di kasi tau.
Sebagian besar emang ga tau mo komen apa, tp mereka menikmati isinya. Katanya..
Jd jgn sedih, ga bnyk komen bkn berarti ga dibaca loh..
Intinya kan berbagi.
nebeng komentar yaa …
Bukannya saya sedih karena tidak memiliki banyak komentar pada blog ini, tetapi saya cukup senang dengan peningkatan Alexa yang luar biasa, yang bisa dikatakan bahwa banyak yang datang walaupun tidak meninggalkan komentar. Budaya Komentar yang saya tulis hanyalah sebuah wacana dari sebuah opini saya pribadi.
Saya juga ikutan komentar ah.
Nemu satu lagi orang yang pernah ketemu di NetC, yang juga ngeblog…
hehehe
tapi kalo ga kepengen baca smuanya kadang saya suka mikir mending ga usah komen ajah hhehe
tapi yah…
namanya juga budaya, yes?
komentar yang aneh2 dan gokil menrik nggak sih untuk dikunjungi!
wekekekek
tapi kalau saya perhatikan,
di dunia nyata:
orang-orang komentar bertanda sok jago, nyela aja bisanya, apalagi komentator bola (bukan maksud mendiskreditkan, hanya pemeo) sampai dianggap lebih jago daripada yang main
di dunia blogging:
komentarnya (sejauh yang saya alami) jarang ada kritikan pedas atau nyela kaya’ di dunia nyata, palingan juga nyampah.. hee,hee
yah.. komentar saya ini pun, sekalian meninggalkan jejak atas kunjungan ke blog saya. jadi anggap saja saya sudah melakukan yang anda sebutkan sebagai: “kunjungan balik”
Kalau saya sering blogwalking tapi suka lupa komentar, padahal kalau komentar pasti blog baru saya ini udah rame. Betul juga sapimoto, harus dibudayakan.
Berkomentar, itu yang kadang kala sering terlupakan oleh blogger
. Biasanya karena disibukkan oleh oleh aktivitas “blogging dengan menjadi diri sendiri”
..
sekarang lagi hangat-hangatnya membahas komentar ya, sepertinya setiap blogwalking selalu ada aja yang ngebahas komentar atau pertamax!
Paling enak ada komentar..kadang selesai baca..nggak sreg lsng bisa protes…:D
Budaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya KomentarBudaya Komentar
NO spam
Mendingan kasih komentar disini daripada dikatakan ga ngarti budaya
mmm kalo saya siy biasanya emang berusaha selalu ninggalin jejak mas… soalnya kerasa juga siy senengnya kalo postingan kita juga dikomen orang
jd sebisa mungkin saya jg berlaku sama…
cuma kadang suka pusing kalo postingan yang bersangkutan itu tentang topik2 yg saya ga faham ato saya hindari karena sensi misalnya… akhirnya cuman saya kasih komen “halo… nice post”
dan itu tidak menyenangkan sekali!
salah satu penggemar rahasia sapi moto
* jabat tangan *
waduh… sakeng bagusnya bingung mau komen apaan, tapi aku sangat amat teramat setuju sekali
dengan adanya budaya komentar. Apalagi komentar di blogku
)
Ayo NgeBlog, Ayo BlogWalking dan Ayo Komen
komen dulu aru baca..huee
Horeee,ikutan koment dari pantai papuma jember…
Kpn2 kita main ksini ya om,bagus kok:-D
–maaph OOT, hehehe–
menurut saya komen penting utk menambah semangat bagi pemilik blog.
tapi yg kadang rada miris ngeliat sebuah postingan bagus tapi ternyata komen2 yg masuk gak nyambung semua atau hanya sekedar ‘pertamax’ dan ‘hehehehe’
btw huruf postingannya kecil…mata rada perih nih:)
Saya juga sering blogwalking dan baca2 posting di blog lain. Dan saya jadi heran karena masih ada saja blog yang kolom komentarnya dimoderasi bahkan ditutup oleh pemiliknya. Mestinya itu memang hak mereka. Tapi menurut saya, setelah terjun dalam dunia blogging, seorang blogger harus bisa menerima interaksi dari setiap anggota komunitas blogsphere. Kalau ada komentar yg tidak berkenan, ya tinggal dihapus saja. Kalau tidak mau tulisannya dikomentari pembaca, ya cukup menulis saja di buku harian.
Baiklah… Saya akan berkomentar di komentar berikutnya
Nah komantar saya terhadap postingan ini, bisa dilihat pada komentar saya yang dibawah
Hattrick… Itulah komentar saya.
Wkwkwkwkwkwkwkwkwk…
komentar adalah suatu rasa timbal balik terhadap suatu yang di terima/dibaca/diketahui oleh suatu individu…
saya selalu berkomentar dengan harapan pemilik blog akan berkunjung ke blog saya dan berkomentar balik
saya sebenernya sebel kalo komennya sampe pertamax keduax dan hetrix…
tapi ya sudahlah, tetep dihargain ajah… yang penting mereka mau berkunjung dan ninggalin jejak…
Ya salah satu bentuk interaksi antar blogger ya komen2 wekeke, so budayakan komen hehe
kalo gitu saya numpang nyang ini aja ya
http://bloggersumut.net/2008/08/acara-17-an-bloggersumut/
wah , ngga sama khan ??/
ditunggu ya ???
Komentar emang sebuah budaya yang harus dikembangkan
hehehe
Wah, terimakasih atas semua komentar yang telah diberikan…
Sepertinya memang sudah banyak blogger yang sudah memiliki kesadaran untuk mengembangkan budaya komentar…
hidup komentar, hahahaha
[...] 6. Kegiatan ngeblog adalah kegiatan komentar dan mengomentari blog para blogger lain selain menulis posting dan meraup dolar tentunya. Tak terasa komentar sudah menjadi budaya dikalangan para blogger, ga percaya liat ajah disini [...]
kadang2 ada postingan yg bersifat pribadi or pesanan (kayak review gt..) yg tidak membutuhkan komentar, jd forum komen ditutup. itu wajar aja siy menurut saya, toh masih banyak postingan lain yg bs dikomentarin. klo sy justru suka blogwalking & ngasih komentar, terutama bila postingannya menarik buat saya
.
Boleh bekomentar, tapi jangan asal komentar.
Kadang sengaja tidak beromentar lantaran merasa tidak berkompeten untuk mengomentari postingan itu.
Dan untuk blog saya, saya ngeblog sejauh ini ya memang untuk nulis, bukan mengejar traffic untuk mencari duit
iya nih.. apapun tujuannya, selama tidak nyepam..Kita kembangkan budaya komentar..
mangga.. koment di blogku kali aja ada yang perlu dikomentarin..hehehehe
Untuk masalah yang tidak perlu dikomentari, tentu saja tidak perlu membawa Budaya Komentar. Apalagi kalau komentar yang diberikan, nantinya justru tidak nyambung atau malah memperkeruh suasana yang sedang terjadi…
[...] terimakasih kepada seluruh pengunjung blog ini yang sekarang ini lebih rajin untuk meninggalkan komentar disini, mungkin karena sudah terbiasa dengan Budaya Komentar. Semoga dengan adanya plugins tambahan ini akan dapat memperbanyak backlink dari blog yang pernah mampir disini. [...]
betul ntuh………..
karena..blog tanpa berisi komentar kayaknya kurang hidup deh…..
makasih …..
parlins last blog post..Kebulan Dengan Harga Murah, Mau ?
Padahal ada beberapa yang dengan sengaja menutup form untuk pengunjung yang akan memberikan komentar…
Kalo blog yang ngak ada komentarnya rasanya kaya makan sayur tanpa garam ya mas.
Tidak juga, sudah ada bahan untuk itu dan akan segera dilaunching….
klo bahasa jawanya “ngrasani wong” kali ya..
lowongan kerja indonesias last blog post..PROGRAMMER – Lokasi : Surabaya, Jawa Timur, Closing date: 2008-08-14
wah… kalo aku seh..
setiap blog yg aku kunjungi
harus ngasih comment..
kan sayang udah cape2 berkunjung
tapi ga ninggalin jejak.. hehehe
rubens last blog post..Batu Cinta di Situ Patenggang
Betul Bro, dan siapa tahu dari pengunjung lain atau pemilik blog juga akan memebrikan kunjungan balik ke link yang kita tinggalkan…
[...]Traffic berantai mungkin hampir sama dengan arisan berantai atau e-mail berantai, yang menjanjikan keuntungan untuk mendapatkan traffic tinggi dari sebuah software yang dikeluarkan oleh sebuah website yang melakukan pengelolaan dari traffic berantai tersebut.[...]
betul sekali mas,mudah mudahan para blogger dan saya sendiri bisa cepat insaf
inops last blog post..jam gadang dan lobang jepang
Waduh, bukan seperti itu maksud saya…
Jika memang tidak ingin meninggalkan komentar, juga tidak menjadi masalah. Tetapi jika menginginkan untuk mendapatkan kunjungan balik alias promosi blog atau mungkin menghargai sebuah tulisan dan mau berdiskusi, bukankah dengan meninggalkan komentar akan lebih baik?
[...] dan disetiap posting yang saya baca akan berusaha untuk meninggalkan komentar, sekaligus untuk mendukung program budaya komentar. [...]
pertanyaan gini om…..
kalo yang berkunjung sedikit….. yang koment sedikit
kalo yang berkunjung banyak…. yang koment banyak
kalo nggak ada yang berkunjung?
[...] Apakah meningkatnya pengunjung ini adalah karena suksesnya Tehnik Tingkatkan Traffic, Beli Satu Dapat Dua®, Budaya Komentar yang selalu saya lakukan setiap kali berkunjung ke sebuah blog [...]
I am curious to find out what blog system you are utilizing? I’m having some small security problems with my latest website and I’d like to find something more safeguarded. Do you have any suggestions?