This post is created and published by Dian Susanto aka sapimoto

Cerita Dibalik Gagalnya Ganti Modem Gratis

Seperti yang saya tulis sebelumnya, Ganti Modem ADSL, Gagal, dimana juga menceritakan tentang keluh kesah dan tercampaknya pelanggan lama Telkom Speedy yang juga telah pernah ditulis oleh Anthony Harman dengan judul Pelanggan Lama Speedy Gigit Jari, ada sebuah cerita dibalik kegagalan penggantian modem gratis tersebut. Cerita porno ini selain melibatkan saya, juga melibatkan tiga orang wanita cantik dan seksi yang berperan sangat besar dalam kisah yang sangat mengecewakan ini. Permohonan maaf perlu saya sampaikan karena tulisan ini akan sangat panjang, bahkan lebih panjang dari tulisan-tulisan sebelumnya.

Kisah mesum ini bermula dari sebuah telepon ke kantor dari seorang perempuan yang bernama Intan yang dengan menggebu-gebu dan bernapsu berusaha untuk mencari saya. Karena saya sedang tidak berada ditempat karena sedang menyelesaikan pekerjaan ditempat lain, maka Intan pun gagal untuk mengutarakan maksud serta tujuannya.Tak lupa, dia meninggalkan sebuah nomor telepon yang sangat bagus sususan angkanya, 0852301444xx, mungkin dengan menyimpan harapan saya akan menghubunginya ketika pesan yang ditinggalkan tersebut sampai ditangan saya.

Saat kembali ke ruangan dimana saya biasa berada, seorang teman memberikan secarik kertas bertuliskan Intan Nuraini dan nomor telepon yang telah saya sebutkan tadi diatas. Sempat terjadi keraguan untuk menelpon atau membiarkan kertas dengan nama dan nomor telepon tersebut becampur dengan kertas lain yang berserakan di meja kerja. Akhirnya saya putuskan untuk menghubungi Intan, setelah seorang teman kantor mengatakan kepada saya bahwa yang namanya Intan tersebut ada hubungannya dengan Speedy.

Ngobrol pembukaan tidak perlu terlalu lama, dan segera masuk pada inti permasalahan, yaitu ada keperluan apa menghubungi saya pada jam kerja, dan dijelaskan bahwa dia ini sedang melakukan promosi program dari Speedy yang akan melakukan penggantian modem gratis untuk pelanggan lama dan juga akan memberikan diskon sebesar 50% selama dua bulan kepada semua pelanggan Speedy. Saya katakan dengan tegas bahwa saya tidak tertarik dengannya adalah pelanggan lama Speedy, dan saya tambahkan juga berdasar pada informasi yang saya tahu, program promosi tersebut hanya berlaku untuk pelanggan baru Speedy. Tetapi yang namanya Intan ini dengan sangat gigih tetap mencoba merayu, dan terus berharap agar saya masuk dalam perangkap program promosi Speedy, dan menambahkan bahwa program tersebut berlaku untuk semua pelanggan dan bagi pelanggan lama hanya akan dikenakan biaya sebesar tiga puluh ribu rupiah sebagai biaya setting modem. Saya mengatakan untuk pikir-pikir dulu atas penawaran yang sebenarnya sangat menguntungkan tersebut, dan akan menghubunginya lagi ketika acara pikir-pikir telah selesai.

Segera saya melakukan panggilan pada Pusat Layanan Telkom yaitu dengan menekan angka 147, dijawab oleh seorang perempuan yang saya tidak ingat namanya ketika dia memperkenalkan diri. Dan ketika saya menanyakan tentang program promosi Speedy tersebut, dijawab bahwa di 147 tidak menerima adanya nota dinas yang menyatakan keberadaan program promosi tersebut. Segera saja terlintas, bahwa keberadaan Intan adalah sebuah pancingan dari sebuah komplotan yang sedang merencanakan sebuah modus penipuan terbaru. Setelah mengakhiri percakapan dengan petugas yang ada di 147 dan tak lupa untuk mengucapkan terimakasih, kembali saya hubungi Intan.

Informasi yang saya sampaikan dengan berdasar keterangan dari petugas di 147 dimentahkan oleh Intan. Intan mengatakan bahwa tiap kantor Telkom memiliki program promosi sendiri-sendiri dan tidak perlu melakukan pemberitahuan ke 147, kemudian saya sempat juga berpikir apa manfaat sebenarnya dari pusat layanan telkom, jika informasi tentang promosi produk juga tidak perlu untuk disampaikan disana? Dan karena pada saat itu saya juga ingin membuktikan, apa sebenarnya yang ingin dilakukan oleh Intan, maka saya setujui keinginannya untuk mengganti modem Aztech yang sering bermasalah ini, karena juga dikatakan bahwa hari ini, 29 Agustus 2008, adalah hari terakhir pendaftaran. Ketika saya menanyakan apakah penggantian modem tersebut bisa dilakukan hari ini, dia mengatakan tidak bisa, dan kemungkinan akan dilakukan pada hari Senin, 01 September 2008.

Ternyata pada hari Senin sampai Rabu siang, sama sekali tidak ada petugas dari Telkom Speedy yang datang melakukan ganti modem gratis, saya sudah menganggap bahwa Intan adalah seorang penipu yang pada akhirnya tidak berani datang untuk melakukan penggantian modem atau mungkin tindakan lain yang sudah direncanakannya. Dan pada pukul 14:10, masuklah sebuah panggilan yang memperkenalkan diri sebagai petugas dari Telkom, dan menanyakan apakah berkas-berkas persyaratan sudah siap diambil. Saya jawab sudah, dan bisa diambil sekarang. Tetapi ternyata petugas ini belum siap untuk mengambilnya dan berjanji akan mengambilnya nanti sore, dan saya pun menyanggupinya. Sebagai tambahan infromasi, petugas yang ini adalah seorang cowok, jadi tentu saja sangat tidak menarik untuk dibicarakan ataupun diperkenalkan nama.

Sekitar pukul 16:20, datang seorang cowok yang mengenakan seragam dengan bertuliskan Telkom Speedy datang diantar oleh petugas sekretariat. Saya yang saat itu sedang bermain sepak bola di ruangan sebelah karena memang sudah waktunya persiapan untuk pulang, segera menemuinya. Ini sepak bola di komputer alias Pro Evolution Soccer, bukan sepak bola dalam arti sebenarnya atau pun futsal karena saya menyebutkan ruangan sebelah. Segera saya serahkan fotocopy KTP dan rekening bulan April 2008, dan saya tanyakan juga kemungkinan adanya dokumen-dokumen lain yang kurang atau perlu saya tandatangani. Ternyata memang ada yang kurang, yaitu KSK alias Kartu Susunan Keluarga, yang pada beberapa perbincangan sebelumnya sudah saya katakan bahwa ini adalah sebuah kantor, dan sangat bisa dipastikan bahwa sebuah kantor tidak memiliki Kartu Susunan Keluarga.

Setelah urusan tidak adanya KSK bisa teratasi, segera saya minta dokumen yang harus ditandatangani, dan saya katakan bahwa saya akan mempelajari isinya, dan nanti akan saya serahkan kepada petugas yang akan melakukan penggantian modem gratis. Petugas ini menolak, dengan alasan bahwa dia adalah petugas baru dan perintahnya adalah minta tanda tangan serta kelengkapan persyaratan administrasi. Tentunya saya bisa mengerti alasan tersebut, karena saya juga adalah seorang pegawai rendahan yang sering harus tunduk dan patuh kepada perintah walaupun sebenarnya saya tidak mau untuk melakukannya. Saya tanyakan pada petugas tersebut, mungkin ada nomor telepon atasan dia yang bisa saya hubungi untuk menjelaskan masalah ini? Diberikannya sebuah kartu nama, dan segera saya menelepon nomor tersebut.

Suara disana terlihat merasa bersalah ketika mengetahui saya adalah pelanggan lama Speedy yang seharusnya tidak mendapatkan fasilitas ganti modem gratis serta diskon sebesar 50% untuk dua bulan pemakaian, serta berkali-kali minta maaf atas kekeliruan tersebut. Saya sebagai pelanggan lama yang tentu saja merasa kecewa karena modem Aztech yang sering bermasalah tidak jadi diganti dengan modem baru, tetapi saya cukup senang karena ada sedikit tambahan informasi yang saya dapatkan dari Bu Ambar ini, petugas pengambil dokumen menginformasikan bahwa itulah nama dari perempuan yang sedang bicara dengan saya melalui telepon di 031829735x. Dari Bu Ambar ini, saya mendapatkan sebuah nomor telepon 8927000 sebagai tempat untuk mengkonsultasikan modem yang bermasalah.

Sampai saat ini, saya masih belum menghubungi nomor tersebut, karena bisa dikatakan masih terkejut dengan perlakuan yang diterima pelanggan lama Speedy yang sudah seperti barang tidak berharga dibanding dengan para pelanggan baru atau calon pelanggan Speedy. Dan juga masih berkutat dengan koneksi internet yang masih sering terputus-putus, sehingga seharian kemarin harus mengakses blog ini menggunakan handphone dengan memanfaatkan IM3 sebagai providernya.

Bagi yang penasaran dengan tiga orang wanita cantik dan seksi yang saya sebutkan pada bagian awal tulisan, tetapi tidak bernapsu untuk membaca tulisan panjang ini, Anda layak untuk kecewa. Kalau saya sendiri selain kecewa karena tidak terjadi pergantian modem secara gratis, juga kecewa terhadap Intan yang kurang profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai marketing dari program promosi Speedy.

Share/Save/Bookmark

Possibly related:
  • Ganti Modem ADSL Gratis, Gagal
  • Pulang Madiun, Makanan Sampah, Ganti Modem
  • Modem ADSL PROLiNK Hurricane 9200R
  • DoFollowTopSites Hilang
  • Modem Murah dan Berkualitas
  • Sony Ericsson K-800i Bermasalah
  • Tipuan Telkomsel Flash | Kredit Modem
  • 12 Comments on “Cerita Dibalik Gagalnya Ganti Modem Gratis”

    1. #1 arikaka
      on Sep 4th, 2008 at 3:19 pm

      Yang Sabar aja mas…

      Namanya juga di indonesia…
      hho

      arikakas last blog post..

    2. #2 youdhyth
      on Sep 4th, 2008 at 3:45 pm

      hehe….,

      temen saya juga ada yang ngalamin yang kaya begituan mas…

      yah yang penting sabar aje, kan lagi puasa, itung2 nambah pahala….

      youdhyths last blog post..Prescribing a Future for Your Business

    3. #3 anton sulistiyono
      on Sep 4th, 2008 at 5:46 pm

      Yang sabar mas..

      Sekarang jarang yang gratis gratis.

      Mas maaf blogku pindah yang lama, saya berubah pikiran. Sekali lagi maaf

    4. #4 ika
      on Sep 5th, 2008 at 7:54 am

      dua hari lalu spidi malah mati mendadak,om.. pas saya hubungi 147 ga bisa terus.. pas bisa lagi udah setengah jam kemudian dengan santainya dia bilang bahwa ada gangguan teknis.. duh ini akibat terlalu promo sama pelanggan baru kayaknya jadi yang pake jadi mbludak, layanannya jadi error

    5. #5 sapimoto
      on Sep 5th, 2008 at 8:31 am

      @ika : iya tuh Mbak, buat ngasih tester koneksi internet ke pelanggan baru, biar kelihatan cuepet, wuzz… wuzz… wuzz… Dan sementara itu koneksi para pelanggan lama, dimatikan dulu untuk sementara untuk memuaskan napsu marketing untuk mendapatkan pelanggan baru…

      -set mode kompor on-

    6. #6 jimmy
      on Sep 5th, 2008 at 10:25 pm

      yang gratis2 memang gak bisa diharapkan :(
      jimmys last blog post..Mintalah Hak Anda

    7. #7 kipas
      on Sep 6th, 2008 at 2:21 am

      Hmm.. ternyata nggak saya saja yang sering bermasalah dengan Sapidi.. ;)

    8. #8 penyu
      on Sep 6th, 2008 at 11:44 am

      spidol dodol wekeke, benci tapi rindu T_T, soalnya pake tflash yg kenceng 3G sedang didesaku adanya cuman GPRS T_T, sapidol cepatlah masuk kedesaku :)
      penyus last blog post..Gajian Dari Backlinks.com hehehe

    9. #9 alkes
      on Sep 7th, 2008 at 1:37 pm

      Daripada pake speedy bermasalah, mending pake fastnet bos,…188 ribu udah dapet unlimited up to 384kbps plus jaringan TV kabel, murah meriah bos,…

    10. #10 sapimoto
      on Sep 8th, 2008 at 11:53 am

      Saya juga mau pake fastnet tapi apa daya, coverage area masih belum menjangkau…
      Mudah-mudahan segera masuk Sidoarjo…

    11. #11 iman
      on Sep 9th, 2008 at 8:06 am

      barang baru emang lebih bagus dari barang seken :P
      imans last blog post..Puas ?

    12. #12 sapimoto
      on Sep 9th, 2008 at 2:12 pm

      Pengalaman menikmati barang baru, Boss? :)

    Share Your Wisdom