This post is created and published by Dian Susanto aka sapimoto

Jual Beli Uang

Jual beli uang kertas baru, jualan makanan atau minuman menjelang buka dengan cara beramai-ramai memenuhi jalanan yang bukan tempat biasa untuk berjualan, begadang untuk menunggu pembeli yang tersesat karena masih ngantuk ketika sahur, menjadi sebuah pemandangan yang biasa menjelang hari Lebaran dan pada saat bulan puasa seperti sekarang ini. Munculnya beberapa kegiatan usaha pada bulan Ramadhan yang pada hari-hari biasa tidak terlihat ini, tentu saja karena kebutuhan masyarakat akan makanan dan minuman menjelang buka serta sahur, juga keberadaan uang kertas baru menjadi meningkat. Kalau dulu sewaktu masih di Madiun, setiap sore menjelang buka, saya bersama beberapa teman dari club motor, menjajakan es buah di sebelah selatan alun-alun Madiun. Sewaktu masih di Madiun, saya juga kurang melihat adanya orang yang memanfaatkan peluang usaha jual beli uang kertas baru, sedangkan di Sidoarjo saya sudah menjumpai beberapa, dan sepertinya merupakan sebuah peluang usaha musiman yang memiliki prospek bagus.

Pada saat sekarang ini dimana kebutuhan uang kertas baru sangat tinggi, pihak bank juga sangat kesulitan untuk melayani nasabah yang hanya ingin menukarkan uangnya dengan pecahan yang lebih kecil, tetapi dengan wujud baru dan benar-benar segar, sedangkan kegiatan perbankan yang merupakan rutinitas juga tetap harus dilakukan. Pada akhirnya pihak bank memberi batasan penukaran yang bisa dilakukan oleh nasabah dalam satu hari, sehingga diharapkan akan banyak yang mendapatkan jatah uang kertas baru serta untuk meminimalisir bisnis calo uang atau jual beli uang kertas baru ini. Sebelum melangkah lebih jauh, saya ingatkan dahulu bagi yang sudah memiliki penghasilan dari internet atau penghasilan offline dengan jumlah yang sangat besar, ini mungkin bukan bacaan bagi Anda karena keuntungan yang didaptkan tidak sebanding dengan apa yang telah Anda dapatkan saat ini.

Lupakan pihak bank, karena disini saya justru ingin membahas jual beli uang kertas atau bisnis calo uang yang sedang marak dan mungkin bisa dijadikan sebagai referensi peluang usaha yang cukup berprospek tinggi. Dikarenakan banyak masyakarat yang merasa kekurangan jatah seks penukaran uang kertas baru inilah, maka bisnis jual beli uang menjadi sangat laku. Dari sebuah wawancara singkat dengan salah satu calo uang yang menyediakan pecahan seribu rupiah dan lima ribu rupiah, saya mendapatkan sebuah informasi bahwa untuk besaran senilai seratus ribu rupiah dijual dengan harga seratus sepuluh ribu rupiah. Jadi bisa disimpulkan bahwa keuntungan untuk tiap seratus ribu adalah sebesar sepuluh ribu rupiah, sebuah keuntungan yang sangat besar dibandingkan dengan jualan pulsa telepon, tetapi tidak lebih besar dari keuntungan yang didapat dari berjualan rokok.

Dengan modal seratus ribu rupiah, penjual pulsa akan mendapatkan keuntungan sekitar lima ribu rupiah, sedangkan penjual rokok bisa mendapatkan keuntungan sekitar dua belas ribu rupiah, dengan asumsi bahwa peredaran usaha yang terjadi adalah sama, yaitu menghabiskan modal seratus ribu rupiah tersebut. Jika peluang usaha jual beli uang kertas baru bisa menghasilkan sedikit dibawah keuntungan berjualan rokok, sedangkan pada bulan puasa seperti ini bisnis rokok cenderung sepi, tentunya ini bisa dijadikan sebagai alternatif usaha yang lain. Kenapa saya mengatakan bisnis rokok sepi pada bulan puasa seperti ini, ya karena banyak yang sedang melaksanakan puasa, seperti saya yang biasa sehari menghabiskan satu bungkus rokok dengan merek angka berurutan tetapi tidak dimulai dari angka satu ditambah sebungkus rokok putih berinisial ML (bukan making love), pada bulan puasa tidak bisa menghabiskan dua bungkus tersebut dalam 5 hari.

Mungkin hitung-hitungan diatas tidak akan berguna bagi para pelaku bisnis online maupun offline yang telah menghasilkan banyak uang dari bisnis yang ditekuninya, dan pastinya tulisan saya ini bukanlah sesuatu yang menarik. Tetapi disini saya hanya ingin memberikan sedikti gambaran tentang sebuah peluang usaha jual beli uang kertas baru, dimana saya berharap masih ada yang memerlukannya.

Share/Save/Bookmark

Possibly related:
  • Aktor Dibalik Krisis Ekonomi
  • Spread Forex
  • Dipecat PTC
  • Beli Satu Dapat Dua
  • Tingkatkan Traffic, Beli Satu Dapat Dua
  • e-money Indonesia
  • Verifikasi E-Gold
  • 7 Comments on “Jual Beli Uang”

    1. #1 Dhimas
      on Sep 9th, 2008 at 4:20 pm

      Makin banyak aja model-model bisnis..

    2. #2 mymoen
      on Sep 11th, 2008 at 12:42 am

      Patut di tunggu, jual beli uang koin… :)
      mymoens last blog post..Sinetron Bunuh Kreativitas dan Racuni Anak

    3. #3 bluegreen
      on Sep 11th, 2008 at 4:53 am

      iya mas, memang lumayan menguntungkan apalagi klo jualannya di kota-kota kecil, klo di surabaya udah banyak banget yg jualan di sekitar tugu pahlawan
      lumayan tambahan uang buat lebaran

    4. #4 Kombor
      on Sep 11th, 2008 at 3:10 pm

      Maksudnya bisnis penukaran uang ya… Kirain jual beli uang. Haram itu, hehehe… Alat tukar kok dijual belikan dengan alat tukar.

      Di sini kalau mau lebaran orang pada rame nukerin uang pecahan kecil ke BI.

      Kombors last blog post..Awas! Ziddu.Com Situs Berbahaya Alias Attack Site

    5. #5 nich
      on Sep 12th, 2008 at 3:58 am

      justru saya heran, kenapa ngotot dengan “uang kertas baru” ?

      kemarin pengalaman, isi bensin dengan uang yang koyak-dua (modal selotip seadanya) masih bisa juga koq.

    6. #6 HeLL-dA
      on Sep 12th, 2008 at 2:17 pm

      Wah, saya baru tau…
      Hmm…
      Makanya duit itu dirawat toh…
      Ini kaga’, duit malah diremes-remes. Bukankah kita ini sangat menghargai yg namanya uang?
      :mrgreen:

    7. #7 sapimoto
      on Sep 15th, 2008 at 3:49 pm

      @Kang Kombor : maksudnya semacam forex itu haram, Kang?

      Iya, klo punya duit dirawat yang baik biar kelihatan bagus. Memang laku sih duit yang udah bulukan, tapi rasanya lebih terasa seger yang masih baru.
      Yang masih baru memang seger…

    Share Your Wisdom