This post is created and published by Dian Susanto aka sapimoto

Pulang Madiun, Makanan Sampah, Ganti Modem

Minggu kemarin, berkesempatan pulang ke Madiun untuk mengambil mobil yang akan digunakan sebagai alat transportasi mudik minggu depan. Mumpung di Madiun, saya sempatkan untuk menghubungi blogger Madiun dan mengajak untuk bisa ketemuan alias kopdar. Dari sms dan telepon yang saya tujukan ke Bayu Mukti, mendapat balasan bahwa ada 4 blogger Madiun yang bisa untuk ikut kopdar di alun-alun Madiun, yaitu Mas Wawan, Iwan serta Eko, nama terakhir pada saat kopdar tidak bisa datang dikarenakan adanya sebuah keperluan mendadak, mungkin lain waktu Bro.

Setelah acara kopdar blogger yang juga bertepatan dengan sedang berkumpulnya teman-teman dari M2C, segera meluncur kembali ke Sidoarjo bersama Mierz yang telah setia menemani ke Madiun dan juga ikut kopdar bersama blogger Madiun, dengan kaki digigiti semut. Perjalanan sampai Mojokerto, mata terasa berat setelah 2 hari di Madiun terus begadang sampai sahur, akhirnya diputuskan untuk beristirahat.

Mengambil tempat istirahat di bekas jembatan tol Mojokerto, dimana banyak warung remang-remang bertebaran dan mungkin bisa digunakan sebagai tempat istirahat. Pilihan jatuh ke sebuah yang sepertinya menyediakan kopi, dan setelah duduk perut ini minta untuk diisi dengan makanan agak berat. Pandangan tertuju pada sebuah wadah berbentuk gelas yang berisikan mie instant, dan segera memesannya. Kopi terhidang dan mie instant pun tersaji, segera saja dengan lahap menyantapnya. Baru setengah jalan menikmati mie instant, Mierz memberikan isyarat untuk melihat alumunium foil yang digunakan sebagai penutup kemasan. Weks, tanggal kadaluarsa adalah 25 September 2008, jadi teringat dengan makanan sampah walaupun yang ini tidak terlalu mengerikan. Mohon maaf untuk Bayu yang sudah mentraktir soto, tetapi tidak saya makan dikarenakan memang jam segitu, perut ini belum bisa menerima nasi.

Hari Senin kemarin, sebenarnya sudah ingin menulis tentang kopdar Madiun dan makanan sampah di Mojokerto, tetapi masalah datang lagi. Modem ADSL Speedy tidak bisa berkoneksi dengan dunia luar, maka tamatlah keinginan untuk menulis. Mau menulis dirumah dengan menggunakan koneksi internet dari IM3, badan rasanya masih capek dan pengen untuk selalu dekat dengan kasur dan bantal. Menghubungi Pusat Layanan Telkom di 147, dijawab akan segera di datangkan petugas untuk memeriksa kondisi modem yang telah sekarat. Sore hari petugas Speedy datang dan mengatakan bahwa modem memang telah rusak dan saat ini telah habis masa garansinya. Saya pun akhirnya sedikit ngeyel untuk bisa mendapatkan modem pengganti dengan gratis, karena saya sudah sering melaporkan kondisi modem yang sekarang ini, dan saya meminta untuk melakukan cek ke 147 dimana saya selalu berkeluh kesah tentang kondisi modem ini.

Hari ini akhirnya datang juga modem pengganti dengan gratis dan hanya diminta untuk membayar biaya setting sebesar 50ribu rupiah. Mierz yang merupakan pakar IT, sebenernya bisa saja melakukan setting sendiri, tetapi tentunya nilai uang segitu sangatlah murah untuk mendapatkan sebuah modem pengganti. Modem terpasang dan internet pun kembali lancar, mungkin juga karena masih banyak user yang belum mengetahui bahwa koneksi internet telah jalan dengan normal lagi. Walaupun akhirnya bisa dapat modem pengganti dengan merk Articonet, tetapi modem ini pun juga bukan merupakan modem baru, jadi bisa dibilang ini adalah barang baru tapi bekas, dan dari pengamatan hari ini, sepertinya tidak menunjukkan gejala-gejala yang aneh seperti Aztech sebelumnya. Mudah-mudahan awet dan dan lancar.

  • Share/Save/Bookmark
Possibly related:
  • Makanan Sampah
  • Konsentrasi di PR
  • Ganti Modem ADSL Gratis, Gagal
  • Komentar Sampah
  • Template Rusak
  • DoFollowTopSites Hilang
  • Modem ADSL PROLiNK Hurricane 9200R
  • 6 Comments on “Pulang Madiun, Makanan Sampah, Ganti Modem”

    1. #1 Anton
      on Sep 23rd, 2008 at 10:54 pm

      O yang di rumahnya mbahmul itu to Om?

      Antons last blog post..Artis Indonesia - Foto Artis Panas Indonesia

    2. #2 sapimoto
      on Sep 24th, 2008 at 3:53 am

      Bukan, tapi di alun-alun Madiun. Belum sempat ketemu dengan Mbah Mul, mungkin lain kali.

    3. #3 Konsentrasi di PR | Web Blog Of Sapimoto
      on Sep 24th, 2008 at 10:55 am

      [...] Mudah-mudahan apa yang tertulis disini bisa memenuhi kriteria dari PR yang diserahkan untuk saya selaku pengelola blog ini. Marilah simak apa saja kebiasaan dan fakta mengenai sapimoto [...]

    4. #4 bocah
      on Sep 24th, 2008 at 12:25 pm

      Hohohohoh kapan-kapan kopdar lg bos :) :D

    5. #5 sapimoto
      on Sep 25th, 2008 at 12:45 pm

      Bisa diatur, Cah…

    6. #6 yuli
      on Mar 1st, 2009 at 11:11 pm

      dari pada kfc mending sego pecel

      Betul, Mas.

    Share Your Wisdom