Selain janji untuk kembali meneruskan  tentang tulisan yang berjudul krisis ekonomi, saat ini saya juga tengah memprediksi adanya “aktor dibalik krisis ekonomi” secara global, khususnya di Indonesia. Bagi yang belum membaca tulisan saya yang berlagak jadi ahli ekonomi nasional, dan ingin membaca tulisan sampah ini, ada baiknya untuk membaca posting yang berjudul Krisis Ekonomi. Karena pada tulisan sebelumnya pasti akan membuat puyeng pembaca karena lumayan panjang dan dengan bahasa yang jauh darin kualitas seorang pengamat ekonomi, dan pada tulisan tersebut saya belum selesai untuk melepas uneg-uneg tentang adanya issue krisis ekonomi yang katanya sedang mengancam, maka saya meneruskannya dengan posting ini.

Apakah ada yang melihat adanya keanehan dari krisis ekonomi yang saat ini marak diberitakan baik melalui media cetak maupun elektronik? Ada yang mengatakan, krisis ekonomi yang akan terjadi ini dikarenakan ekonomi Amerika sedang memburuk dan tentu saja juga akan berimbas pada dunia terutama yang masih mengandalkan mata uang dollar sebagai alat tukar internasionalnya. Apakah memang benar seperti itu? Apakah tidak ada yang menduga bahwa issue ini dihembuskan oleh seseorang yang ingin mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri?

Silahkan untuk diamati dan dicermati, ketika baru-baru ini saya menyaksikan sebuah berita di sebuah tv lokal Jawa Timur yang menyiarkan aksi jual emas secara besar-besaran oleh warga Surabaya, karena ketakutan akan harga emas yang terus turun. Padahal saat ini, menurut saya, harga emas ada pada kisaran harga normal dibanding dengan pembukaan pada awal tahun 2008, yaitu 845 dollar per troy ounces. Kemudian adanya aksi banyak orang yang melakukan beli dollar secara beramai-ramai yang merasakan ketakutan akan terjadinya dampak krisis ekonomi yang akan melemahkan rupiah. Dengan membeli dollar atau menukarkan rupiah dengan dollar, apakah mereka tidak berpikir bahwa dengan tindakan mereka itu justru membuat lemah rupiah terhadap dollar? Yang diuntungkan tentu saja Amerika, mendapatkan pinjaman gratis dari para pemburu keuntungan untuk diri sendiri.

Harga emas memang sekarang sedang lesu dan menurun, tetapi jika memang ingin melakukan investasi dalam bentuk emas (fisik), ini bukanlah investasi yang bisa diharapkan keuntungannya dalam hitungan bulan. Bisa jadi sekarang ini karena banyaknya aksi jual tersebut, sehingga harga emas mulai menurun, tetapi menurut prediksi saya masih akan sangat sulit untuk menembus angka 700 dollar per troy ounces. Dan kalaupun bisa mencapai angka tersebut, akan sangat sulit untuk bertahan lama, karena pada saat itu akan terjadi aksi beli besar-besaran dari para spekulan dan investor besar.

Indeks harga saham gabungan Indonesia, juga tiba-tiba merosot jatuh dan ada beberapa perusahaan yang mengemis untuk disuntik oleh pemerintah dengan dana segar dengan alasan untuk membangun kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia. Apakah ini bukan sebuah tipuan yang dilakukan untuk memperkaya diri sendiri? Dengan mendapatkan suntikan dana, berarti dana pribadi yang seharusnya digunakan untuk mengembalikan atau meningkatkan kredibilitas dari perusahaan yang dikuasai, bisa digunakan untuk kepentingan investasi yang lain. Misalnya saja untuk melakukan beli dollar yang saat ini justru semakin menguat, atau untuk membeli emas-emas yang dijual oleh orang-orang yang ketakutan akan harga emas yang terus turun.

Siapakah sebenarnya aktor yang mendalangi dihembuskannya issue krisis ekonomi ini? Silahkan saja untuk selalu menyimak berita ekonomi yang saat ini sedang gencar membahas harga saham yang mulai berangsur-angsur naik dan membuat beberapa banyak pemain bisa tersenyum lega, sementara ada juga dibelakang sana yang tertawa dengan keras karena mendapatkan suntikan dana dan perusahaannya kembali sehat tanpa harus mengeluarkan dana sepeserpun.

Bagi Anda yang membaca posting ini karena penasaran siapa aktor dibalik krisis ekonomi atau aktor yang menghembuskan issue krisis ekonomi, silahkan untuk terus menyimak berita di media cetak, tv dan radio yang juga gencar untuk melakukan bombardir sehingga issue ini semakin cepat dikenal dan menghantui masyarakat. Mungkin posting ini juga sebagai bahan renungan bagi saya pribadi, betapa mudah mendapatkan keuntungan ketika sudah memiliki kekuasaan, dengan mengorbankan mereka yang kecil, yang setiap hari harus mengais rejeki hanya untuk mendapatkan sedikit penghasilan yang hanya cukup untuk makan.

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This


Possibly related:

  • Kesalahan Jawa Pos
  • Krisis Ekonomi
  • Modem Murah dan Berkualitas
  • Inspirasi Blogger
  • Koneksi Internet Murah
  • Pelayanan Buruk Supermarket Ramayana Sidoarjo
  • Polling RUU Pornografi

  • Comments

    This entry was posted on Wednesday, October 15th, 2008 at 9:30 pm and is filed under Ekonomi Internasional, Ekonomi Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

    14 Comments so far


    1. Dhimas on October 15, 2008 10:24 pm

      Analisa yang menarik.. Pikiran saya ndak sampai ke situ.. Semoga segera berlalu krisis ini..

    2. izandi on October 15, 2008 10:34 pm

      wah wong ndeso kayak aku gag ngerti ini
      hanya bisa bekerja dan kerja

      izandi last blog post..New Mac Solitaire

    3. tukang sapu radio on October 15, 2008 10:44 pm

      Bentar om… tak narik napas dulu… soale beberapa hari kemarin tiap saya buka sapimoto dot com nggak pernah berhasil… kpk ini sukse masuk… tak narik napas dulu… kenapa ya?

      tukang sapu radio last blog post..Terima kasihku kepada top 10 komentator

    4. rystiono on October 16, 2008 12:04 am

      Wah…saya dah nebak…semua pasti ada dalangnya…

      Kalo dulu 1998 ada George Soros…sekarang siapa nih?

    5. albri on October 16, 2008 3:46 am

      wah ga ngerti ekonomi makro kabuuuuurrrr

    6. det on October 16, 2008 6:17 am

      mungkin ki dalang soenaryo, karena kalah putaran pertama pilkada jatim makanya dia membuat kerusuhan hekekeke…

    7. kucingkeren on October 16, 2008 10:33 am

      aktor di balik krisis ekonomi?? yanhh kalo yg beli dollar banyak gak mau ngaku atau… diem aja.. pasti kambing hitam eh pelakunya….hehehe

      kucingkeren last blog post..Hitamnya Hitam

    8. hem on October 16, 2008 10:51 am

      ya..ya… yang pasti bukan saya aktornya.. saya adalah korban krisis ekonomi…

      hem last blog post..Lowongan Perum Pegadaian 2008

    9. sapimoto on October 16, 2008 1:52 pm

      Mudah-mudahan saja bangsa ini segera sadar dan tidak meneruskan aksi beli dollar atau jual emas secara besar-besaran, karena dengan kegiatan seperti itu justru akan melemahkan rupiah…

    10. gus on October 16, 2008 3:34 pm

      saya heran. sektor pasar modal kan hanya0,2 dari pelaku bisnis nasional. kok sampe diperhatikan segitunya yak. pas baca wawancara tempo dengan orang Danareksa. saya jadi makin gak ngeh dengan pemanjaan pemerintah terhadap para “penggoreng saham” yang sebagiannya memang hidup dengan menspekulasikan perekonomian…

      gus last blog post..Rehat Sejenak: Thanks Untuk (Penitipan) Awwardnya kepada Eeda, Herro, Ullie,Hellen,Suhu Jaloe dan Mas mantan Kyai

    11. mriza on October 17, 2008 6:52 am

      Wah, memang saya gak ada bakat jadi detektif, udah di kasi clue gitu aja masih gak dapet siapa dalang nya…

      mriza last blog post..Tentang kampanye pemilihan walikota

    12. sapimoto on October 18, 2008 9:15 am

      0.2 dari pelaku bisnis nasional, tetapi sebuah data yang mengejutkan pada Jawa Pos, dana sebesar 800 trilyun telah lenyap mulai Januari-Oktober 2008.
      Tidak usah ditebak siapa pelakunya, nanti juga akan semakin terkuak oleh keberadaan media yang kritis. :D

    13. kyai slamet on October 18, 2008 9:31 am

      ah kalo aktor lokal pasti inisialnya aburizal bakrie
      ups, bukan inisial ya?

    14. sapimoto on October 18, 2008 11:26 am

      Padahal dalam tulisan diatas, saya sama sekali tidak mengarah pada orang manapun :D
      Kyai Slamet sepertinya sudah mendapatkan wangsit, siapa aktor dibalik krisis ekonomi ini :mrgreen:

    Name (required)

    Email (required)

    Website

    XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

    Share your wisdom

    CommentLuv badge