Harga minyak dunia turun drastis, pada pagi ini untuk Nymex Crude Oil mencapai 63.03 sedangkan untuk Brent Crude Oil pada angka 62.70 dan harga emas juga turun pada angka 735, informasi ini saya dapatkan dari siaran TV CNBC pagi ini. Angka tersebut menunjukkan harga minyak mentah dunia dengan menggunakan mata uang USD atau dollar Amerika dengan satuan barrel, sedangkan emas menggunakan satuan troy ounces. Padahal pada beberapa bulan yang lalu, harga minyak dunia pernah menembus angka 147.00 Sebuah penurunan harga yang sangat fantastis dan kemungkinan juga menggembirakan banyak pihak yang setiap hari harus berurusan dengan statistik harga minyak mentah dunia atau memang bergelut dengan kucuran minyak yang lengket dan bau tersebut, atau malah mungkin banyak yang merugi karena terlalu banyak menimbun minyak mentah yang dibeli saat harga sedang tinggi?

Fenomena yang terjadi di Indonesia terkait dengan harga minyak dunia yang turun adalah adanya sebagian pihak yang kemudian mengusulkan untuk juga menurunkan harga BBM didalam negeri, karena melihat bahwa harga minyak dunia telah turun pada harga yang sangat rendah. Ketika pemerintah Indonesia mengumumkan kenaikan harga BBM terakhir, waktu itu harga minyak masih pada kisaran 90-110, dan ketika masuk pada kisaran diatas 140, sama sekali tidak ada yang memberikan usul untuk menaikkan harga BBM.

Harga BBM sekarang sudah mahal bagi sebagian masyarakat termasuk saya sendiri yang juga harus mengurangi konsumsi bahan bakar minyak, dikarenakan harga yang sangat tinggi tersebut. Tetapi tentunya sangat tidak masuk akal, jika hanya berdasar pada harga minyak dunia yang saat ini kemudian turun kemudian harga BBM juga diturunkan. Perkembangan harga minyak dunia sangatlah cepat dan fluktuatif, tergantung pada permintaan serta persediaan yang ada, tentunya harga yang sekarang sedang pada titik terendah juga tidak ada yang berani menjamin akan bertahan sampai kapan. Mungkin minggu depan sudah akan melewati 100 dollar per-barrel lagi atau malah justru turun ke level yang lebih rendah lagi.

Apakah pemerintah harus menyesuaikan harga BBM setiap hari mengikuti harga minyak dunia? Apakah untuk membuat sebuah keputusan untuk menentukan harga BBM dapat dilakukan dalam waktu yang singkat? Apakah tidak sebaiknya, dari pengguna yang melakukan penghematan atau mencari alternatif bahan bakar minyak pengganti?

Permasalahan ekonomi sama dengan masalah perut dan juga semua yang berhubungan untuk mendapatkan apa yang akan dimasukkan dalam perut, tetapi tentunya untuk memberikan sebuah usulan atau membuat keputusan dalam rangka penetapan harga BBM bukanlah semudah membalik telapak tangan, apalagi jika hanya berdasar pada harga minyak dunia yang sedang turun, dan tidak dapat diprediksi apakah akan terus bergerak turun atau justru sebaliknya.

Tulisan ini sama sekali tidak ada unsur politik atau pro kepada keputusan pemerintah yang tidak menurunkan harga BBM ketika harga minyak dunia turun, tetapi lebih kepada opini saya pribadi yang melihat bahwa untuk membuat keputusan untuk seluruh bangsa bukanlah sebuah persoalan yang mudah dan banyak sekali aspek yang harus dipertimbangkan.

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This


Possibly related:

  • BBM Murah
  • Ditemukan BBM Murah
  • Aktor Dibalik Krisis Ekonomi
  • Blank | Kosong
  • Modem Murah dan Berkualitas
  • Mobil Murah
  • Penipuan Dengan Adsense

  • Comments

    This entry was posted on Monday, October 27th, 2008 at 12:15 pm and is filed under Ekonomi Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

    7 Comments so far


    1. Panda on October 27, 2008 12:41 pm

      hmmm… lagi2 keputusan instan

    2. ulan on October 27, 2008 12:57 pm

      63 per barel?? yang bener??

    3. suwung on October 27, 2008 1:17 pm

      harga minyak untuk dalam negeri kapan turunya?

    4. mierz on October 27, 2008 2:15 pm

      Harga BBM bersubsidi seperti premium memang sulit untuk untuk turun, harus ribet dulu..
      tapi yang tidak bersubsidi seperti pertamax, harganya mengikuti pasar, sekarang harga pertamax beda tipis ama premium..
      tapi masalahnya, kalo premium di tangki motor blm abis, trus di isi pertamax, ngefeknya gimana om ??

    5. sapimoto on October 27, 2008 2:40 pm

      Hati-hati tangki bisa keropos….

    6. jhon on October 27, 2008 6:09 pm

      Meskipun harga minyak dunia turun. bensin tetap bertahan.
      siapa yang untung?
      Mohon pencerahan

    7. sapimoto on October 28, 2008 9:32 pm

      Tentu saja harga yang saya tulis diatas adalah benar, pada saat berita tersebut disiarkan, emangnya mau beli berapa meter?
      Klo menanyakan siapa yang untung, mungkin ada baiknya untuk membaca kembali posting diatas :D

    Name (required)

    Email (required)

    Website

    XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

    Share your wisdom

    CommentLuv badge