This post is created and published by Dian Susanto aka sapimoto

Komentar Sampah

Komentar sampah yang tidak sama dengan makanan sampah, ternyata telah sering saya tebar baik dengan sengaja maupun tidak sengaja, dan ternyata telah membuat saya juga kebanjiran komentar sampah baik melalui form komentar maupun Spam Contact, paling tidak itulah yang digambarkan oleh m4stono dalam sebuah komentar di blog ini. Tulisan yang seharusnya khusus saya tujukan untuk seorang pemilik toko online yang mengatasnamakan “Bunga Papan Sakura Florist“, yang sering mengirimkan e-mail penawaran melalui form contact yang disediakan pada blog ini, ternyata telah balik menampar muka saya sendiri. Teguran yang sangat mengena melalui form komentar tersebut, membuat saya harus melakukan instrospeksi diri dan membuat posting permohonan maaf ini. Dikatakan, bahwa siapa yang sering meninggalkan komentar sampah, juga akan mendapatkan karma berupa komentar sampah juga.

Walaupun saya telah pernah menulis tentang budaya komentar, yang menyarankan untuk memberikan komentar pada setiap posting yang telah dibaca, saya sama sekali tidak pernah menyarankan untuk meninggalkan komentar sampah atau komentar spam, dan tentunya saya sendiri juga berusaha untuk tidak meninggalkan komentar sampah yang saya tahu sangat tidak disukai oleh pemilik blog. Dalam melakukan blogwalking, saya hampir selalu berusaha untuk meninggalkan komentar yang berhubungan dengan isi posting dan tidak ada maksud untuk meninggalkan komentar sampah, yang hanya bertujuan untuk mencari backlink maupun traffic. Jika memang ada komentar sampah yang saya tinggalkan pada blog teman-teman blogger, bersama posting ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Tetapi yang berhak menilai sebuah komentar merupakan komentar sampah atau bukan adalah pemilik blog dan bukan sang komentator. Walaupun komentator merasa bahwa komentar yang diberikan bukanlan komentar sampah, jika sang pemilik blog tidak berkenan akan komentar tersebut tentu saja itu masuk dalam kategori komentar sampah. Sengaja maupun tidak sengaja, tetap komentar sampah namanya.

Mungkin ada juga yang berpendapat dengan memberikan sebuah komentar yang sama sekali tidak berhubungan dengan posting dan hanya berupa sapaan atau canda adalah sebagai sebuah tanda keakraban antar blogger, tetapi tidak semua blogger bisa menerima hal seperti ini. Bagi seorang blogger yang serius dengan semua tulisannya yang bermutu tinggi, tentu saja sebuah guyon berupa komentar dalam postingnya bagaikan sebuah penghinaan bagi apa yang telah susah payah ditulisnya, walaupun ini juga tidak berlaku bagi semua blogger.

Bagi blog sapimoto.com yang sengaja saya beri judul Kandang Sapi, saya dengan senang hati menerima segala komentar, baik komentar sampah maupun komentar bermutu, baik yang berhubungan dengan posting maupun tidak, baik yang hanya mencari backlink maupun sekedar mencoba akrab antar sesama blogger, karena saya sadar sepenuhnya bahwa menjalin persaudaraan dengan sesama blogger tidaklah mudah dengan banyaknya latar belakang budaya serta tipe dari blogger. Dan saya juga sadar bahwa semua tulisan dalam blog tidak bermutu ini, hanyalah sampah online yang hanya menambah keberadaan blog sampah yang telah ada, jadi juga sangat wajar jika komentar-komentar sampah juga datang pada blog ini.

Jika ada yang menganggap bahwa komentar sampah adalah sesuatu yang tidak berguna, bagi saya keberadaan sebuah komentar adalah merupakan sesuatu yang berharga, yang telah memberikan sebuah apresisasi tersendiri bagi tulisan-tulisan sampah saya. Saya hanya akan menghapus dengan sengaja, komentar yang masuk pada blog ini yang memberikan link iklan secara sengaja dalam komentar, atau yang memang tertangkap oleh Aksimet. Bagi teman-teman blogger yang komentarnya tertangkap oleh keberadaan plugin Akismet, saya akan berusaha untuk melepaskannya jika memang memungkinkan.

Bersama posting ini, saya memohon maaf atas segala komentar sampah yang telah pernah saya tinggalkan, dan jika komentar-komentar tersebut sangat mengganggu, saya persilahkan untuk menghapusnya dan saya tidak akan menyesal atas tindakan yang dilakukan tersebut. Dan juga saya ucapkan terimakasih kepada m4stono yang telah memberikan masukan berharga sebagai sebuah cambuk untuk tidak meninggalkan komentar sampah.

Share/Save/Bookmark

Possibly related:
  • Makanan Sampah
  • Kuat Berapa
  • Inspirasi Blogger
  • Pulang Madiun, Makanan Sampah, Ganti Modem
  • Jumlah Tulisan dan Pengunjung
  • Template Rusak
  • Recovery Memory Otak
  • 5 Comments on “Komentar Sampah”

    1. #1 edy
      on Oct 20th, 2008 at 10:08 am

      hehehe cuekin aja, bro…
      saya juga selalu terima komen dalam bentuk apapun
      kecuali spam

    2. #2 ulan
      on Oct 20th, 2008 at 3:58 pm

      komen ku termaksud sampah nggak om??

      ulan last blog post..Kami tidak butuh dikasihani..

    3. #3 sapimoto
      on Oct 20th, 2008 at 5:53 pm

      @edy : yup, thanks Mas…
      @ulan : saya tidak pernah menganggap komentar sampah dari siapapun yang mau berkomentar di blog ini, kecuali memang dalam kategosi spam…

    4. #4 daun
      on Oct 20th, 2008 at 6:36 pm

      wah… jadi lega ternyata bisa bebas berkomentar disini asalkan bukan spam… hehehe

    5. #5 mierz
      on Oct 20th, 2008 at 8:01 pm

      Wah,kalo sering ninggalin komen smpah,bakalan dpt komen smpah juga!?
      Wah prlu brhati2 neh,coz aku bnyak nyampah neh…

    Share Your Wisdom