Pembalut Anti Kanker sepertinya adalah sebuah barang yang akan segera booming menjadi sebuah issue yang penyebarannya akan sangat luas, dan sepertinya juga akan menciptakan sebuah peluang usaha baru bagi yang jeli dalam membidik pasar dengan konsumen para wanita atau perempuan yang pasti membutuhkan Pembalut Anti Kanker ini. Bahkan dalam perkembangannya, yang saat ini belum terlalu pesat, telah muncul pula Panty Liner Anti Kanker. Bisa dikatakan untuk beberapa tahun terakhir ini, issue tentang berkembangnya penyakit kanker merupakan sebuah issue yang sangat marak, menyengat bahkan sampai mencekik tentang pola hidup sehat yang sedang dikampanyekan oleh banyak pihak, dan munculnya alat pencegah maupun pembunuh kanker juga merupakan sisi lain dari munculnya issue tersebut, salah satunya tentu saja keberadaan Pembalut Anti Kanker dan juga mungkin keberadaan obat kanker yang lain.
Mungkin Anda telah menerima kiriman e-mail yang membandingkan kesehatan wanita di dunia pada jaman dahulu dengan jaman sekarang, dimana pada saat sekarang ini banyak bermunculan penyakit kanker yang menyerang wanita. Mulai dari kanker payudara, kanker mulut rahim, kanker rahim, kanker indung telur, myom sampai kista, semuanya berhubungan dengan reproduksi wanita. Atau mungkin jika belum pernah menerima kiriman e-mail seperti yang saya sebutkan, tidak akan lama lagi Anda akan menerimanya jika mempunyai jaringan e-mail yang sangat kuat dalam berbagi informasi. Dan kesemua penyakit kanker pada alat reproduksi wanita tersebut, diarahkan kepada penggunaan pembalut yang mengandung dioxin.
Dalam hal penyebaran e-mail terhadap banyak munculnya penyakit kanker pada reproduksi wanita yang disebabkan oleh pembalut mengandung dioxin, saya yakin pada nantinya akan timbul sebuah ketakutan bagi sebagian orang yang mempunyai penghasilan lebih, untuk kemudian akan mencari produk pembalut bebas dioxin atau pembalut anti kanker. Jika Anda pengguna internet baik aktif maupun pasif, mencari dengan menggunakan kata kunci “pembalut anti kanker” menggunakan fasilitas mesin pencari google, maka disana sudah banyak yang menawarkan produk pembalut anti kanker dengan bermacam cara pembelian dan harga yang ditawarkan. Dan saya beritahukan bahwa harga yang harus ditebus untuk pembalut anti kanker ini bukanlah sebuah barang yang murah, dan saya yakin tidak semua masyarakat mampu untuk membelinya. Kesehatan memang mahal harganya, tetapi apakah memang hanya dengan menggunakan pembalut anti kanker, maka akan terhindar dari kanker, padahal juga sudah diketahui secara umum bahwa pembalut anti kanker juga belum ada pada saat orang-orang terdahulu kita juga membutuhkan yang namanya pembalut. Dan menurut beberapa artikel kesehatan yang pernah saya baca menyebutkan bahwa timbulnya kanker disebabkan oleh adanya pola makan serta gaya hidup yang tidak sehat.
Yang saya ketahui, karena saya juga tidak pernah menggunakan pembalut, para wanita jaman dahulu menggunakan semacam kain yang dapat dengan mudah menyerap cairan sebagai pembalut dengan tanpa menggunakan bahan kimia apapun, dan tentu saja hasilnya lebih aman serta higienis. Walaupun sedikit agak repot, karena harus mencuci dan mengganti “pembalut jadul” tersebut lebih sering dibanding dengan pembalut yang sudah ada dipasaran saat ini. Selain lebih merepotkan, penggunaan pembalut jadul ini juga lebih rawan mengalami kebocoran dibandingkan dengan produk pembalut yang sudah ada pada saat ini. Dan semua pasti juga akan sangat setuju jika penggunaan pembalut tipe jadul seperti yang saya ceritakan, sangat tidak praktis, maka dikeluarkanlah sebuah produk yang lebih praktis, lebih tipis, lebih tahan bocor, lebih mampu menampung banyak serta kelebihan lain yang tidak mampu saya sebutkan lagi, karena seperti yang sudah saya katakan bahwa saya adalah bukan pelaku.
Pembalut anti kanker mungkin hanyalah sebuah kepentingan bisnis bagi orang-orang tertentu yang tidak mau sedikit “tidak praktis” dengan menggunakan metode pembalut model lama, yang sudah terbukti dengan jelas serta nyata bahwa tanpa bahan kimia apapun dan cukup higienis jika juga diperlakukan dengan higienis. Apakah ada jaminan bahwa keberadaan pembalut anti kanker ini juga tidak mengandung bahan kimia atau zat berbahaya yang baru akan terlihat pada beberapa dekade ke depan setelah pemakaian? Mungkin saja para produsen pembalut anti kanker tidak akan menggunakan bahan kimia yang bernama dioxin tetapi akan menggunakan bahan kimia lain, yang saat ini belum terdeteksi tingkat bahayanya. Seperti juga pembalut wanita yang ada pada saat ini, baru-baru saja mendapatkan klaim bahwa banyak yang mengandung dioxin, kemudian beberapa produk merupakan hasil daur ulang pembalut bekas, padahal sudah berapa lama pembalut tersebut beredar dimasyarakat??? Kenapa baru diketahui dan diekspos sekarang??? Karena pertumbuhan sel kanker bermacam-macam, ada yang membutuhkan waktu bertahun-tahun baru terlihat bahwa itu adalah sebuah kanker.
Karena saya bukan wanita yang hampir setiap bulan bergelut dengan pembalut dan juga bukan pakar kanker, maka juga tidak banyak yang bisa saya informasikan tentang pembalut anti kanker, tapi mudah-mudahan tulisan pembalut anti kanker ini akan memiliki makna tersendiri bagi yang membacanya.
















on Dec 5th, 2008 at 2:35 pm
Jangan pernah berpikiran untuk mengganti pembalut dengan menggunakan sabut kelapa, karena selain (mungkin) rasanya akan gatal dan sangat tidak nyaman, (mungkin) juga sangat tidak higienis jika tidak diproses dengan baik dan benar
on Dec 5th, 2008 at 4:48 pm
di t4ku mas..pemerintah bekerjasama dgn PKK bikin test papsmear tuk ibu2 yg dah memenuhi syarat….tuk deteksi kangker rahim..free lhoo…, hebat khann?
on Dec 6th, 2008 at 12:24 pm
hmm ada hubungannya dengan pembalut yah, apa dah dibuktikan melalui penelitian medis ?, eh ngomong2 ok juga cara buat dan tembakannya bisa saya tiru neh
on Dec 6th, 2008 at 4:30 pm
kalo kanker dibalutin gimana ya…
on Dec 6th, 2008 at 5:38 pm
ada toh pembalut anti kanker ??
on Dec 9th, 2008 at 1:16 pm
kalo kangker payudara….
pasang pembalut di payudara?
on Feb 17th, 2009 at 10:40 pm
Setuju om sapimoto, jangan pernah pakai sabut kelapa buat pembalut. Kalau sabut kepala boleh tuh….hehehee, ayo siapa yang nawarin diri jadi pembalut??
Pasti Anda sudah lebih memiliki banyak pengalaman, sehingga berani setuju dengan yang saya sarankan
on Apr 9th, 2009 at 6:06 am
suarasurabaya.net/v05/kelanakota/?id=3e9c91056fa7020d872813ea4a57936a200857740
bgmn dengan artikel tsbt?
Bukannya sama saja, Mbak?