This post is created and published by Dian Susanto aka sapimoto

Buah Bintaro Beracun

Siang kemarin, saya mendapat sms dari seorang teman yang beberapa waktu yang lalu menawarkan Iressa eceran dengan harga murah, bahwa keberadaan buah bintaro didepan rumah sangat berbahaya jika dimakan, karena bisa menyebabkan keracunan dan sebaiknya protes kepada pihak pengembang perumahan Citra Garden Sidoarjo untuk menggantinya dengan tanaman lain yang lebih produktif. Segera saya lakukan konfirmasi apakah sudah ada kejadian di lingkungan yang menimpa warga perumahan yang saya tempati, sehingga memberikan sebuah informasi tentang keberadaan buah bintaro beracun tersebut, ternyata tidak. Kabar yang dikirim tersebut, berawal dari sebuah berita yang disiarkan oleh sebuah stasiun tv swasta yang sedang memberikan liputan tentang adanya kasus keracunan yang disebabkan karena memakan buah bintaro ini. Usulan untuk melakukan protes tersebut jelas saja saya tolak, karena keberadaan pohon bintaro tersebut adalah satu-satunya tanaman peneduh yang ada di depan rumah. Walaupun kondisinya tidak terlalu sehat, dimana daun dan buahnya tidak bisa banyak seperti yang ada dihalaman tetangga, karena anak pertama saya yang super iseng mengelupas kulit batangnya secara melingkar dan pastinya akan mengganggu suplay makanan dari akar untuk pertumbuhan keseluruhan dari pohon bintaro ini.

Seperti sudah saya tulis dalam postingan pertama saya mengenai buah bintaro dan juga beberapa foto untuk memperjelas tentang keberadaan buah bintaro, karena saya yakin masih banyak yang belum mengetahui seperti apa bentuk buah bintaro. Bahkan beberapa tamu yang pernah mampir ke rumah di Citra Graden Sidoarjo, sering menyamakan buah tersebut dengan buah mojo, padahal dari besar buah, bentuk pohon dan daun, serta konstruksi buahnya sangat berbeda. Yang menyebabkan banyak orang keliru atau menyamakan dengan buah mojo adalah karena jika dilihat dari luar, bentuk buahnya sama-sama bulat dan memiliki kulit berwarna hijau mengkilat. Buah bintaro ketika masih muda memang memiliki warna kulit hijau mengkilat seperti buah mojo, tetapi ketika sudah tua atau matang akan berwarna kemerahan seperti apel. Merah ini bisa hanya semburat diantara dominasi hijau, atau bisa juga meliputi keseluruhan buah tersebut. Melihat dari warna yang ditampilkan, saya yakin pasti akan banyak orang yang tertarik dan ingin mencoba rasa dari buah bintaro ini.

Buah Bintaro

Mungkin adanya kejadian keracunan yang disebabkan oleh buah bintaro ini akibat dari kurangnya informasi bahwa buah yang memiliki bentuk serta warna yang menarik ini sama sekali tidak bisa dimakan. Lalu apa kegunaan dari buah bintaro selain sebagai pohon peneduh sehingga dipilih oleh pihak pengembang perumahan Citra Garden Sidoarjo??? Dari pengamatan saya setelah tinggal selama 1 tahun, keberadaan pohon bintaro ini sangat membantu memperindah dan juga mampu meng-hijau-kan tepi jalan perumahan yang sampai saat ini belum banyak mempunyai nuansa warna hijau, walaupun sama sekali tidak memiliki nilai ekonomis secara langsung. Tentu saja dengan memberikan gambaran perumahan yang asri dan hijau akan dapat menarik konsumen, yang sudah bosan dan capek dengan nuansa perkotaan yang panas. Pohon ini sepertinya juga belum lama ditanam tetapi sudah mampu tumbuh dengan pesat dan mengasilkan buah yang bisa dibilang melimpah, padahal media tanamnya hanya tanah yang tidak terlalu dalam. Melihat dari sini, maka bisa dipastikan bahwa pihak perumahan Citra Garden Sidoarjo ingin menampilkan sebuah hunian dengan nuansa hijau segar alami tanpa perlu menunggu waktu yang terlalu lama.

Dalam posting terdahulu ada juga komentar yang menanyakan dengan nada bercanda, apakah buah bintaro dapat digunakan sebagai pelengkap untuk rujak, tetapi untungnya saya waktu itu menjawab dengan mendeskripsikan bahwa rasa buah itu sepet dan pait, juga saya tegaskan bahwa bukan buah yang dapat dikonsumsi manusia. Kalaupun bisa digunakan sebagai makanan untuk hewan, saya juga tidak tahu hewan apa yang mau makan buah yang pahit dan sepet tersebut.

Pada saat banyak buah bintaro yang sudah matang dan berjatuhan dengan sendirinya, maka bagian tukang sampah yang harus mengumpulkan dan membuangnya. Sedangkan untuk buah yang jatuh dan masuk kehalaman rumah yang belum ditempati oleh pemiliknya, saya sering melihatnya membusuk hanya pada kulit luarnya tanpa pernah mengetahui adanya hewan, yang terlihat mata, yang memakannya, bahkan semut. Setelah kulit luarnya membusuk dan terkelupas dengan sendirinya, maka buah bintaro ini akan memperlihatkan satu bagian dibawah kulitnya yang menyerupai sabut kelapa tetapi memiliki tekstur yang sangat keras. Saya pernah mencoba untuk membelahnya menggunakan pisau dapur, dan mendapatkan inti dari buah tersebut yang memiliki bentuk dan tekstur seperti kacang. Saya juga pernah membakar ujung bagian yang berbentuk seperti sabut kelapa dan telah kering, bara api tersebut terus menyala sampai semua bagian menjadi arang. Apakah fungsi buah bintaro ini hanya sebagai penyulut api untuk keperluan memasak atau yang lain???

Dengan tulisan ini saya sampaikan bahwa jika Anda tertarik untuk mencoba atau mencicipi rasa dari buah bintaro, entah itu karena tertarik kepada warna atau bentuknya yang menggairahkan, atau juga karena belum pernah mencicipinya dalam perjalanan hidup Anda, sebaiknya niat itu tidak dilaksanakan, karena sudah terbukti bahwa buah bintaro beracun dan bukan untuk dikonsumsi.

Sukses untuk seluruh peserta kontes SEO Kampanye Pemilu Damai Indonesia 2009.

  • Share/Save/Bookmark
Possibly related:
  • Buah Bintaro
  • Sidoarjo dan Kabut
  • MAC vs IP
  • Sapimoto vs Tupai
  • Facebook Beracun
  • 3 Tahun Usia Anindya Alya Fahira Susanto
  • Posting Hilang|Warnet Aneh
  • 25 Comments on “Buah Bintaro Beracun”

    1. #1 Diah
      on Feb 5th, 2009 at 10:41 am

      lihat gambarnya sangat segar dan sepertinya enak dimakan.Tapi kalau sampai beracun kemungkinan masih 50:50.Apalagi pihak perumahan mungkin punyak masud ttt dg menanam pon ybs.

    2. #2 dian
      on Feb 5th, 2009 at 11:46 am

      mirip buah sukun eh. dikit :D

    3. #3 Anton
      on Feb 5th, 2009 at 12:35 pm

      Wooo aku sering lihat Buah itu…tak kira juga buah mojo ternyata bukan ya ? Kalau buah bintaro nggak bisa dikonsumsi manusia….mending di ssebelahnya taman tersebut disisipi pohon mangga….jadi klu pohon mangganya sudah besar dan teduh…pohon bintaronya di babat saja…Kan lebih baik menanam pohon yang mempunyai nilai …. itu sich menurut aku…hi…hi…hi :)

    4. #4 ulan
      on Feb 5th, 2009 at 2:24 pm

      oalah bintaro itu buah to.. *emang goblok*

    5. #5 Narmadi
      on Feb 5th, 2009 at 3:04 pm

      Saya baru dengar namanya buah bintaro mas….*kasihan deh*

    6. #6 gdenarayana
      on Feb 5th, 2009 at 3:45 pm

      wakzz…berbahaya juga yah, abis buahnya enak gt diliat…sapa yg g kesengsem buat nyicip :mrgreen: apa ndak mending ditanemin pohon perindang yang lain boss :D kasian jg klo ndak tahu inpo :)

    7. #7 debrian
      on Feb 5th, 2009 at 6:38 pm

      ooohhh ini toh namana buah bintaro.. aq baru liat neh..hehee
      apa efeknya makan itu bos ?

    8. #8 imcw
      on Feb 5th, 2009 at 8:12 pm

      Terima kasih atas infonya. Sayang di tempat saya ngak ada pohon bintaro jadi nggak bisa nyoba. :)

    9. #9 nugroho
      on Feb 5th, 2009 at 8:39 pm

      Ooo bintaro tu buah ya… baru teong :D

    10. #10 zee
      on Feb 5th, 2009 at 9:06 pm

      Untuk amannya pohon2 seperti itu jgn dijadikan tanaman peneduh. Klo memang ada indikasi beracun, harus segera dipindahkan. Bisa saja kejadian anak2 sedang bermain lalu ada buah yg jatuh & mereka iseng pengen nyoba **secara lapar kan ga dikasih uang jajan sama bapaknya :p~~, nah klo emg beracunnya bukan 50:50 tp 70:30?

      Utk pohon peneduh umumnya hanya pohon2 berdaun saja. Selain org jd tau klo itu pohon biasa, sampahnya jg cuma daun, bukan buah. Coba sesekali pengembang tarok pohon rambutan utk peneduh ehehhee……. :P~~

    11. #11 kampanye damai
      on Feb 6th, 2009 at 1:22 am

      saya baru tahu kalau buah bintaro itu seperti pada foto diatas. thx atas info dan pencerahanya :)

    12. #12 budiOno
      on Feb 6th, 2009 at 5:58 am

      wah buahnya menggelantung bulat penuh, memang sangat menarik untuk dipegang, diremas dan dimasukkan ke dalam mulut..

      owalah… ternyata bukan untuk dikonsumsi ;)

    13. #13 sapi moto mania
      on Feb 6th, 2009 at 8:20 am

      ko mirip sama buah jambu apel yah

      makasih atas imponya kan jadi ga ingin mencoba lagi tadinya tergiur sama penampilanya heheheheheheheh

    14. #14 suwung
      on Feb 6th, 2009 at 8:28 am

      jadi pengen main ke sidoarjo om

    15. #15 phery
      on Feb 6th, 2009 at 10:49 am

      seger kayaknya. ijo ijo

    16. #16 kucingkeren
      on Feb 6th, 2009 at 12:18 pm

      apakah akarnya merusak bangunan?

    17. #17 sapimoto
      on Feb 6th, 2009 at 12:49 pm

      #1 : untuk buah jika dimakan, sudah pasti 100% beracun
      #2 : di Amerika juga ada Sukun, Mbak? Setahu saya sukun cuma ada di ameriki… :)
      #3 : sudah aturan dari perumahan untuk tidak menggantinya dengan tanaman lain. Tetapi mungkin nanti jika sudah ada kejadian, baru akan dirubah kesepakatan tersebut. Hehehehehe, mau rubah aturan aja kok nunggu ada kejadian yang merugikan… :)
      #4 : lha piye tho?
      #5 : jangan pernah mencoba untuk mencicipinya, Pak
      #6 : mudah-mudahan tidak dimakan oleh anak-anak yang tergiur dengan bentuk buahnya
      #7 : efeknya ya keracunan itu
      #8 : walah, gak usah dicoba, Pak
      #9 : mau mau mau???
      #10 : Walah, lha kok malah bapaknya yang disalahkan, uang saku anak-anak kan sedikit dikurangi untuk jatah mendapatkan koneksi internet… :lol:
      #11 : sama-sama, Mbak
      #12 : lho??? Kamu itu lagi bahas apaan to, Det???
      #13 : jambu apel??? Saya malah belum pernah liat. Kalau mangga apel sudah dan rasanya tidak seindah bentuknya.
      #14 : monggo, silahkan. Nanti saya suguhi buah bintaro depan rumah.
      #15 : seger tapi beracun
      #16 : melihat dari kondisi sekarang yang ditanam diatas konstruksi selokan, sepertinya tidak masalah. Tetapi menurut sebuah sumber yang pernah menebang pohon ini, akarnya sangat alot dan cukup besar, sehingga susah untuk dibersihkan.

    18. #18 Nyante Aza Lae
      on Feb 6th, 2009 at 4:35 pm

      inget bintaro..inget kejadian laka KA bbrp tahun silam…hikss

    19. #19 Arikaka.com
      on Feb 6th, 2009 at 11:59 pm

      Di rumah ada gak ya..?

    20. #20 Danta
      on Feb 7th, 2009 at 10:26 am

      Wah.. dari fotonya buahnya bener2 mirip buah mojo.. coba buah itu bisa dimakan.. kayaknya bikin kenyang.. hehehehehehehe

    21. #21 masdoo
      on Feb 7th, 2009 at 11:47 am

      buahe mirip peer yo.. emang keliatannya seger tuh…
      btw tinggal di citra garden SDA to mas…wah podo sidoarjone yo… :) aq yo lagek ae tuku omah mas…tp di sukodono… btw almt lengkape nengdi yo..sapa tau bisa maen tuk nimba ilmu.. :)

    22. #22 rayearth2601
      on Feb 8th, 2009 at 6:04 pm

      Disini adanya perumahan Bintaro..
      sama angkot..lebak bulus-bintaro…

      hihi

    23. #23 tole
      on Feb 12th, 2009 at 11:34 am

      setahu saya, akar dari pohon bintaro dapat merusak bangunan.
      di lingkungan saya juga hampir disetiap rumah ditanami pohon bintaro di samping selokan/got oleh developer, tapi setelah sekian ternyata akar dari pohon bintaro tersebut membuat posisi selokan kami menjadi sempit dan pavinblok/conblok jalanan juga bergelombang…
      jadi hati -2 jika pohon tersebut sudah besar…..

      Walah, ternyata memang benar, bahwa akarnya akan sangat kuat. Tapi karena ditanam pada lahan yang masuk teritorial pihak developer, nantai kalau ada apa-apa, itu urusan mereka

    24. #24 dody
      on Feb 13th, 2009 at 1:43 pm

      he… he… trima kasih mbak Dian….
      saya dody kebetulan dari citragarden… ketika di info warga ttg buah bintaro… coba serching ternyata nyatol di web blog ini…

      pertama kali kita pilih tanaman ini karena pohon ini relatif cepat terlihat rindang, sebelumnya kita memang tidak tahu klo pohon ini buahnya beracun….

      kedepan u/ perumahan kita…. kami sdh koordinasikan dengan team estate terutama bagian kebersihan lingkungan u/ melakukan pemetikan buah ini dan lsg dikumpulkan u/ di buang ke tempat penampungan sampah … dan ini job rutin tambahan u/ mereka…

      selain itu kami akan membuat signage kecil di beberapa lokasi yg menghimbau u/ tidak mengkomsumsi buah ini….

      Terimakasih Pak Dody atas respon untuk keberadaan buah bintaro ini. Lhah, kok Mbak???

    25. #25 riky
      on Aug 6th, 2009 at 10:42 pm

      maaf saya mau tanya tentang kebenaran bahwa apakah benar pohon bintaro dapat mengusir hama tikus, dan jika benar bagian manakah dari pohon tersebut yang dapat menyebabkan tikus enggan berdekatan dengan pohon ini, terima kasih. saya tunggu jawabannya yah.

    Share Your Wisdom