Kota Sidoarjo dan kabut sepertinya adalah sebuah peristiwa yang tidak mungkin terjadi, karena sudah terkenal dengan hawa panasnya, selain udang dan bandeng. Beberapa hari ini hawa panas Sidoarjo memang terasa tidak terlalu panas, entah itu hanya saya yang merasakan atau juga dirasakan oleh yang lain. Bahkan tadi pagi sempat terlihat kabut yang cukup tebal dijalan depan rumah, jarak pandang kurang dari 100 meter, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 6 lewat, segera saja kamera dari Sony Ericsson K-800i segera beraksi untuk merekam pemandangan itu. Pada saat awal-awal tinggal di Citra Garden Sidoarjo, kira-kira satu tahun yang lalu, yang banyak tertanam pohon buah Bintaro sebagai tanaman peneduh, sebenarnya peristiwa pagi berkabut ini juga sering terjadi, tetapi waktu itu saya tidak sempat untuk mengabadikannya. Dan karena kebetulan hari ini dipertemukan kembali dengan peristiwa yang sama, maka dengan sengaja saya ambil sebuah foto sebagai dokumentasi dengan memanfaatkan badak ijo sebagai obyek pengisi kabut. Dalam foto terlihat bahwa matahari juga tidak berhasil menembus ketebalan kabut, padahal posisi badak ijo pada saat itu sedang menghadap ke barat atau lensa kamera menghadap ke timur.
Setelah mendapatkan foto yang lumayan bagus menurut saya sendiri, saya pun segera kembali masuk kamar mandi dan melanjutkan rutinitas di pagi hari, tidak lupa pula dengan kegiatan berbagi cairan di kamar mandi. Dari dalam kamar mandi, saya sempat mendengar suara seorang perempuan dengan nada agak keras, mengeluhkan adanya banyak asap pada pagi hari dan juga menanyakan datangnya darimana asap tersebut. Mungkin karena tebalnya kabut dan jarangnya peristiwa seperti ini terjadi, membuat seseorang berpikir bahwa kabut tersebut adalah gumpalan asap. Wajar saja jika ibu tersebut agak panik, karena didalam rumahnya ada seorang bayi yang sangat membutuhkan udara segar.
Pada awalnya saya beranggapan bahwa adanya kabut ini hanya terjadi pada perumahan Citra Garden Sidoarjo, yang terletak persis disebelah jalan tol yang dulunya menghubungkan antara Gresik - Gempol, sekarang sudah terpotong oleh peristiwa lumpur Lapindo dan menyisakan jalur Gresik - Porong, ternyata tidak. Dalam perjalanan ke kantor sambil mengantar anak sekolah, ternyata hampir semua jalan yang saya lewati masih menyisakan adanya kabut, walaupun sudah tidak begitu tebal ketika saya mengambil foto. Semoga saja datangnya kabut di Sidoarjo ini membawa sebuah perubahan cuaca yang bagus, bisa menurunkan suhu yang biasanya selalu membuat tubuh berkeringat ketika keluar dari ruangan tanpa pendingin udara.
Foto telanjang diambil pada tanggal 23 April 2009 pukul 06:16 dan edit pada tanggal yang sama pada pukul 12:41 menggunakan software Photoshop bajakan untuk melakukan rezise, penulisan sebagai hak cipta atau kepemilikan atas foto tersebut serta pemberian bingkai, tanpa adanya proses penyesuaian level, contrast, brightness maupun color balance untuk tidak mengurangi kandungan peristiwa yang terekam.

















on Apr 23rd, 2009 at 2:22 pm
ooo, itu tho namanya kabut,
koq iso diceluk tessy yo si kabut iki ??
on Apr 23rd, 2009 at 2:54 pm
Wah ternyata Sidoarjo bisa terserang kabut juga ya… Barangkali hutannya kebakaran om…… wkwkwkwkwk….
on Apr 23rd, 2009 at 2:56 pm
Wah ternyata bisa juga sidoarjo terserang kabut…. Jangan-jangan hutannya kebakaran ya om…
on Apr 23rd, 2009 at 3:42 pm
tetangga sampeyan mbakar sampah mungkin om
on Apr 23rd, 2009 at 3:53 pm
Iya mas yah..kelihatan seperti abu bekas gunung meletus…
on Apr 23rd, 2009 at 6:54 pm
Kabuta dari Gua Hantu..
Di satu sisi, kabut adalah fenomena yg menarik. Namun di sisi lain, kabut menghalangi sinar mentari pagi yg hangat.
on Apr 23rd, 2009 at 7:57 pm
kayak judul novel: Kabut sutra ungu…
on Apr 23rd, 2009 at 10:26 pm
tadi pagi madiun juga kabut mas
hohoho
on Apr 24th, 2009 at 12:42 am
kok iso? aneh juga
on Apr 24th, 2009 at 12:59 pm
jadi kabut apakah itu? hem… jangan2 ada gas yang luber lagi tuh bang…
on Apr 24th, 2009 at 1:05 pm
Biasanya fenomena seperti itu mempertandakan akan adanya musim kemarau yang panjang yang akan datang … beberapa bulan … ini bukan klenik … loh … ini kata pengamat metreologi …. he he hee … dah longgar tho Mas… basae … tiap minggu up date.. kok suwe banget … ki …
on Apr 24th, 2009 at 2:37 pm
hati-hati berkendara bisa ada kabut.
on Apr 24th, 2009 at 5:15 pm
iya surabaya jg..gw sempat mengira kalo lagi di batu-malang…ehh ternyata masih disurabaya
ketahuan kalo badak ijonya itu opel blazer..
on Apr 24th, 2009 at 10:31 pm
semoga aja bukan karena hutan yang terbakar,, klo itu sih malah menaikkan suhu udara yah..
on Apr 24th, 2009 at 11:57 pm
Sidoarjo deket ma Gunung gak, klo iya wajarlah ada kabut
Yang agak jauh dari gunung juga ada walaupun cuma dikit
on Apr 25th, 2009 at 9:40 pm
we.. seger kliatane mas
on Apr 26th, 2009 at 5:58 am
woh,, enak itu mas,,, di bandung aja dah jarang kabut,, banyak nya kabut kendaraan bermotor… hehehe
on Apr 26th, 2009 at 12:57 pm
wah sidoarjo udah ada lumpur panas + kabut..
cape deeh
on Apr 26th, 2009 at 3:12 pm
weeehh…aku dah lama gak lihat kabut…dulu sewaktu kuliah paling sering lihat kabut di Kopeng - Salatiga.
on Apr 26th, 2009 at 10:25 pm
iya neh kabut apaan ya……
salam kenal
on Apr 27th, 2009 at 2:31 am
wah seger kalo tiap pagi hari ada kabut gitu
apalagi di Surabaya yang panas ini
on Apr 27th, 2009 at 10:12 am
Lha koq durung ono tulisan anyar ki ?
on Apr 27th, 2009 at 6:59 pm
waktu saya di medan, gak pernah lihat kabut kecuali waktu ke berastagi.
waktu di jakarta, apalagi………
on Apr 28th, 2009 at 4:28 pm
wehhh serasa di bromo….*duh kjauhan gambare*
on May 7th, 2009 at 12:16 am
Kalo di Kalimantan, Kabut sudah jadi makanan wajib tiap tahun
on May 9th, 2009 at 11:58 pm
laah, kirain asap bakaran sampah, heheh
on May 11th, 2009 at 12:26 am
pak…. saya sekarang di sidoarjo… kayaknya pernah ketemu deh,… dimana ya….
on Jul 28th, 2009 at 2:23 pm
Kok bisaaaaaaaa yaaaa ….