Krisis ekonomi adalah sebuah issue terbaru yang saat ini sempat mengguncang bukan hanya bagi kalangan pengamat ekonomi tetapi ternyata juga berimbas pada blogger, dimana akhir-akhir ini para blogger juga banyak yang menulis tentang dampak global dari krisis ekonomi tersebut. Dan saya rasa semua itu sangat wajar terjadi, dimana blogger adalah juga pelaku pasar yang mungkin juga akan terkena dampak buruk jika krisis ekonomi benar-benar terjadi, khususnya di Indonesia.
Sebagai salah satu pahlawan devisa bagi negara melalui penghasilan dari internet, blogger rupanya juga terpengaruh dengan sempat merosotnya harga dollar terhadap mata uang yang lain, bahkan Master Baladika sempat meramalkan kehancuran bisnis dot com. Tetapi bagi Mbah Mbelgedez yang justru mengamati dan menganalisa krisis Amerika dan seberapa besar efek yang akan terjadi di negeri tercinta Indonesia, mengatakan bahwa sebagai negara yang tidak mengenal “Sense Of Crisis” maka bangsa ini tidaklah akan mudah merasakan dampak yang akan terjadi pada krisis ekonomi Amerika yang diramalkan juga akan melanda seluruh dunia tersebut.
Apakah memang sedemikian hebat dampak dari krisis ekonomi yang terjadi sehingga banyak orang takut untuk menghadapinya? Bagi yang telah merasakan terjadinya krisis ekonomi pada tahun 2007-2008, tentunya sudah bisa bercerita, paling tidak secara garis besar, bagaimana uang (rupiah) seperti benar-benar tidak mempunyai harga disaat dollar yang semula ada pada kisaran dua ribu sekian, sempat naik sampai diatas sepuluh ribu rupiah. Motor Honda Tiger keluaran dealer yang harga pada akhir tahun 2004 masih pada kisaran 4juta hampir 5juta, menjadi pada kisaran harga 8juta sampai dengan 9juta. Dan Honda GL-Pro 1992 yang merupakan tunggangan saya waktu itu, yang saya dapatkan dengan harga dua juta lima ratus ribu rupiah (beli bekas), tiba-tiba saja harga pasarannya menjadi diatas 6juta. Dan pada tahun 2002 saya jual dengan harga 6juta lebih beberapa ratus ribu, sedangkan untuk menebus sapi biru, saya masih harus menambah 12juta sekian. Benar-benar sebuah pergerakan harga yang sangat cepat sekali dan sama sekali tidak dapat dihindari oleh siapapun.
Dari contoh yang saya kemukakan diatas, tentulah banyak yang berpendapat bahwa pada saat terjadi krisis ekonomi, maka lebih baik memiliki barang atau investasi dalam bentuk selain uang, karena keberadaan uang pada saat itu sudah benar-benar terpuruk. Nasi pecel dengan harga dibawah lima ratus rupiah, ikut melesat mendekati angka seribu rupiah. Untungnya sampai saat ini, di Madiun pinggiran (masih masuk wilayah kotamadya), masih ada nasi pecel seharga seribu rupiah sudah ditambah dengan sebuah tempe sebagai lauk.
Jika memang sudah ada prediksi akan terjadi krisis ekonomi yang sama atau bahkan lebih parah dengan kejadian antara 2007-2008, bersiap-siaplah untuk segera mencairkan dana tabungan dan kemudian berinvestasi dalam bentuk lain yang menguntungkan, bahkan kalaupun memang ada sebuah investasi tanpa rugi, tetapi mampu mendatangkan keuntungan yang luar biasa, ini adalah sesuatu yang harus segera dilakukan. Jangan pernah tertinggal untuk melakukan sesuatu yang menguntungkan dibanding dengan mereka yang lebih dulu bisa membaca peluang, karena dengan keterlambatan dalam mengambil keputusan, maka hanya akan mendapatkan sampah.
Apakah memang benar bahwa dunia ini sudah sebegitu tergantungnya terhadap dollar? Sehingga apapun yang terjadi dengan dollar selalu membawa dampak buruk bagi perkembangan ekonomi negara lain? Apakah memang kita sudah tidak bisa lepas dari bayang-bayang dollar dan beralih untuk menggunakan mata uang lain?
Bagi para trader forex yang terus memantau perkembangan pasar, sebenarnya saat ini dollar sedang dalam posisi membaik dibandingkan pada bulan April atau Juli 2008 dimana terhadap euro sudah melebihi 1.6000, sedangkan pada bulan Maret dan Agustus 2008 terhadap poundsterling sudah melebihi 2.0000 Untuk saat ini, terhadap euro ada pada kisaran angka 1.3600 dan terhadap poundsterling 1.7400
Apakah tidak telat jika sekarang berkoar-koar tentang krisis ekonomi yang terjadi pada Amerika dan dollarnya? Begitu juga dengan adanya kecenderungan para pemilik emas untuk menjual emas yang dimilikinya, mengapa harus secepat itu melakukan sebuah keputusan padahal melihat dari kecenderungan pasar, maka harga emas dari tahun ke tahun selalu naik. Pada minggu pertama tahun 2008, harga emas ada pada kisaran 853.69 sampai dengan 868.16 per troy ounces, bukan per gram. Pada tahun 2008, angka tertinggi untuk harga emas adalah pada bulan Maret yaitu 1032.8 dan terendah pada bulan September pada 736.34, sementara saat ini ada pada kisaran 845.
Apakah pada bulan Maret, April, Juli, Agustus dan September 2008 terlihat adanya gejolak seperti yang terjadi sekarang ini? Mengapa pada saat dollar ada pada level yang sangat lemah pada bulan Maret dan April terhadap poundsterling dan euro, tidak ada yang berteriak bahwa krisis ekonomi akan atau sedang terjadi? Dan ketika bulan September atau sebelumnya, mengapa tidak ada penjualan emas secara besar-besaran padahal pada saat itu harga emas sempat berada pada harga diatas 1000 dollar per troy ounces?
Masih akan ada sesi lanjutan untuk tulisan tentang krisis ekonomi ini bukan berdasar pada analisa seorang begawan ekonomi, ahli keuangan, pakar moneter atau master forex, tetapi hanya dari seorang bodoh yang melihat bahwa ada penyesatan akan adanya issue krisis ekonomi.




















on Oct 15th, 2008 at 3:45 pm
horeeee, komputer abis di install ulang…
]
sekarang gak bisa intranet + intranet bareng², otluk juga gak bisa,buka blog ku juga blm bisa, mati deh gw…
udeh di coba ber kali-kali teteup belum bisa, capek dong..
huhuhuhu…
[ maaf om, numpang curhat
** kaboor ah, kasih komen OOT, yang penting pertamax, wekekke…
on Oct 15th, 2008 at 4:16 pm
semoga krisis itu nggak bnyak berpengaruh pada indonesia dan bisnis .com
bangsa indo sehrusnya memilki kekuatan untuk bertahan, krn SDA sangatlah melimpah
afwan auliyar last blog post..Menulis tidak semudah mendownload MP3 gratis
on Oct 15th, 2008 at 4:22 pm
kemarin sore sy ngopi bareng beberapa teman. Salah seorang teman sepertinya tak fokus. hpnya yg blackberry seringkali ditengok… rupanya dia stres..saham2nya anjlok semua nilainya.. ahh krisis..
kucingkeren last blog post..Hitamnya Hitam
on Oct 15th, 2008 at 5:36 pm
Gara-gara krisis ekonomi amerika harga laptop melambung tinggi..
on Oct 15th, 2008 at 5:45 pm
moga2 mereda yaaah…kayanya ada tanda2 ga akan jadi krisis berkepanjangan d…..semoga…
audy last blog post..Free Wifi di Warung Pecel Pincuk
on Oct 15th, 2008 at 6:57 pm
semoga segera cepat teratasi
ontria last blog post..Browser IE Dan Blog Wordpress
on Oct 17th, 2008 at 1:45 pm
[...] sapimoto juga telah menulis tentang krisis ekonomi yang terjadi saat ini. Banyak blogger yang menulis tentang hal itu. Saya tidak tahu mereka [...]
on Nov 3rd, 2008 at 5:38 pm
BANYAK YANG MENCOBA MENGANALISA KRISIS INI, TAPI SAYA BELUM PERNAH MENEMUKAN yANG BERANI SECARA JELAS MENUNJUK PIHAK/KELOMPOK/ORANG YANG MENJADI AKTOR PENYEBAB KRISIS INI?
ATAU ADA YANG BISA MENJAWAB PERTANYAAN SAYA SECARA TEGAS : siapa ???
TERIMA KASIH.
on Nov 5th, 2008 at 9:00 am
Jika Pak Pa Apik mau lebih teliti, dalam blog ini sudah ada yang mengarah kepada siapa, bahkan ada juga blogger yang sudah memberikan nama dengan jelas. Saya tidak mau menulisnya dengan terang-terangan, karena belum ada bukti-bukti yang kuat akan hal tersebut…