Ganti wajah yang baru saja saya lakukan dengan sebuah proses yang tidak terlalu lama, hasilnya cukup memuaskan karena tidak terlalu banyak mengalami kendala. Setelah beberapa pengunjung mulai dapat melakukan akses ke blog ini, dimana saya juga sedang berusaha untuk melacak apakah ada bagian-bagian yang rusak dari proses ganti wajah ini, sesuatu membuat saya tertegun dan terbengong-bengong keheranan. Ada sebuah kejadian yang cukup membuat saya bertanya-tanya, apakah wajah baru blog ini telah disusupi sejenis alat operasi atau semacamnya yang ketinggalan seperti pernah saya baca pada buku anekdot yang mengatakan bahwa jam tangan seorang dokter tertinggal dalam perut pasien yang sedang dioperasi.

Kalau pada ganti wajah atau operasi sebenarnya, pasien yang akan dibuat bingung dengan keberadaan benda asing dalam tubuh dan harus menjalani operasi ulang, belum lagi permasalahan biaya yang harus ditanggung ketika terjadi operasi ulang akibat mallpraktek. Pada ganti wajah ini, saya yang menjabat sebagai dokter sekaligus pasien, tentu saja juga sangat heran, bingung dan agak ngeri dengan kejadian yang baru saja terjadi. Ngeri bukannya harus membayar biaya untuk operasi ulang, tapi ngeri jika melihat hasil karya yang lama saya bangun sedikit demi sedikit harus hancur hanya dalam hitungan menit. Read The End Of This Entry

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This

Ganti Wajah

Posted by sapimoto
Category: Pribadi | 17 Comments
“Ganti wajah” disini bukanlah karena saya merasa kurang ganteng atau kurang pede dengan wajah yang telah saya miliki sekarang ini, kemudian melakukan tindakan operasi plastik dengan menggunakan ember bekas atau pergi ke dukun untuk pasang susuk berupa emas atau intan berlian, sehingga dapat terlihat lebih menarik. Yang saya maksud dengan ganti wajah disini adalah penggantian tampilan bog ini dengan menggunakan sebuah thema yang sudah sangat lama saya persiapkan, yang dikarenakan satu dan lain hal tidak dapat segera terselesaikan. Ganti wajah ini juga didorong oleh beberapa saran dari pengunjung yang mengatakan bahwa tulisan dalam blog ini terlalu kecil dan susah dibaca, sidebar yang melorot, sampai pada lambatnya loading blog ini.

Dengan kemampuan seadanya ditunjang dengan keinginan yang sangat besar, bagai seorang seperti saya yang memiliki napsu kuda tetapi hanya bertenaga ayam sayur, maka selesai juga sebuah template yang sederhana dan bernuansa gelap ini. Saya yakin dan sangat percaya, bahwa template baru dalam rangka ganti wajah ini pastilah masih jauh dari yang namanya kesempurnaan sebuah template, dan banyak yang perlu untuk ditambahkan serta diperbaiki. Read The End Of This Entry

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This