Sebagai pelanggan lama Speedy, sempat terbersit sebuah harapan ketika ada sebuah penawaran dari program promosi Telkom Speedy yaitu Ganti Modem ADSL Gratis. Seperti yang pernah saya tulis beberapa bulan lalu, tentang bermasalahnya modem speedy gratisan yang dipakai secara bersama-sama disini dengan judul Nyasar Ke Setting Modem Lagi, tentunya ini merupakan sebuah kesempatan yang bagus untuk dapat mengatasi permasalahan yang sampai saat ini belum dapat teratasi dengan maksimal, dan tetap menjadikan modem Aztech sebagai kambing hitamnya.

Penawaran tersebut datang dari sales Telkom Speedy pada hari Jumat tanggal 29 Agustus 2008, yang menyebutkan bahwa program promosi ini juga berlaku untuk pelanggan lama Speedy tetapi akan dikenakan biaya tambahan sebesar tiga puluh ribu rupiah sebagai biaya setting modem, dan hari itu adalah hari terakhir pendaftaran yang akan ditutup pada pukul 12:00 nanti. Angin segar serta beribu pengharapan mulai berhembus menjanjikan perubahan koneksi internet yang biasa tersendat-sendat dan sering nyasar pada halaman setting modem. Read The End Of This Entry

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This
Pada awal bulan Juli, saya sudah pernah posting tentang Plugin Pengelola Iklan Banner menggunakan Max Banner Ads plugin. Dan untuk posting kali ini, saya akan memperkenalkan sebuah plugin yang mirip, yang juga dipergunakan untuk mengelola iklan berupa banner atau bisa disebut sebagai Plugin Managemen Iklan Banner. Disini saya bukan akan mempromosikan sebuah plugin, tetapi hanya ingin sekedar berbagi informasi yang mungkin akan berguna bagi teman-teman blogger, yang berkeinginan mempercantik tampilan blog atau mungkin untuk melakukan monetize blog yang dikelolanya, sehingga bisa mendapatkan penghasilan dari internet dengan cara jualan space iklan.

Apa beda antar keduanya? Jika dilihat dari namanya, maka plugin yang akan saya perkenalkan ini hanya dapat untuk menampilkan banner dengan ukuran 125×125, sedangkan untuk Max Banner Ads Plugin mampu untuk menampilkan banner dengan ukuran berapa saja, tergantung dari kemauan sang pengelola. Daripada berlama-lama dengan rasa penasaran, langsung saja saya perkenalkan nama dari plugin ini, yaitu WP125-ad-plugin. Kemungkinan WP iniĀ  mengambil dari nama wordpress. Read The End Of This Entry

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This