Setelah menunggu sekian lamanya, akhirnya e-mail balasan dari salah seorang staff AlertPay Customer Support yang merupakan sebuah payment processor atau media pembayaran yang banyak dipakai dalam make money online cabang PTC, akhirnya datang juga untuk mengobati duka lara layaknya orang yang sedang jatuh cinta dan menunggu sepucuk surat dari orang disayangi. Tidak tanggung-tanggung, langsung dua buah e-mail masuk dari staf AlertPay Customer Support yang mengaku bernama Azza. E-mail pertama merupakan balasan atas protes yang saya lakukan atas account saya yang tiba-tiba diblokir, sedangkan e-mail kedua merupakan balasan atas pertanyaan saya sekitar dua bulan yang lalu tentang apa keuntungan mengikuti program affiliasi dari AlertPay.

Pertama, saya akan membahas tentang hasil protes yang saya lakukan terhadap pemblokiran account serta akan mengurangi saldo yang saya miliki kepada seorang member AlertPay yang masuk ke dalam daftar member bermasalah. Bagi yang belum mengetahui atas pemblokiran terhadap account AlertPay yang saya miliki, silahkan untuk membaca postingan sebelumnya. Read The End Of This Entry

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This
Seperti yang telah saya janjikan pada blog sapimoto yang lain melalui posting kemarin sore, maka disinilah saya akan menceritakan sebuah kisah tentang Sang Penguras Tandon Air. Kalau terlalu lama ditunda, nanti malah kelupaan dan akhirnya justru sama sekali tidak sempat untuk menulisnya. Setelah hampir satu minggu, air PDAM sama sekali tidak mau mengalir mengisi ruang-ruang air yang berada di sebuah rumah dimana aku tinggal bersama keluarga di Sidoarjo, karena adanya salah satu sumber air yang mengalami sedikit kerusakan dan memerlukan perbaikan, seperti yang telah saya posting minggu lalu.

Cerita dimulai ketika pada hari Sabtu kemarin, para tetangga sudah mendapatkan aliran air bersih dari PDAM yang menandakan bahwa perbaikan pada kerusakan yang terjadi telah berhasil diatasi. Walaupun para tetangga di lingkungan perumahan telah mendapatkan air dari PDAM, tidak demikian dengan yang terjadi di rumah tempat aku menumpang, tak ada setetes pun air yang berhasil menembus masuk, dan terpaksa tetap menggunakan jasa penjual air keliling untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk kelangsungan hidup berumah tangga. Mulai hari Rabu minggu yang lalu, sejak tandon air yang berfungsi sebagai cadangan kebutuhan air kosong tak mendapat jatah air yang seharusnya, maka diperlukan jasa penjual air keliling yang harganya bervariasi untuk tiap jerigen berisi 35 liter air bersih, mulai dari seribu empat ratus rupiah sampai dengan dua ribu rupiah. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga yang beranggotakan tiga orang dewasa serta dua anak terhadap air bersih, paling tidak diperlukan sedikitnya 10 jerigen air, itupun belum termasuk kegiatan mencuci pakaian kotor. Read The End Of This Entry

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This