Kung Fu Panda mungkin adalah sebuah film animasi yang saat ini lagi ngetrend, dan bukan cuma dikalangan anak-anak tetapi juga bapak-bapak, ibu-ibu, kakek-kakek serta nenek-nenek. Hari Minggu kemarin mengajak anak-anak untuk melihat Kung Fu Panda di Cinema 21, yang baru dibuka di City of Tomorrow beberapa minggu yang lalu. Rencana nonton sebenarnya adalah pada hari Sabtu, tapi dikarenakan satu dan lain hal, maka tidak bisa dilaksanakan dan baru bisa kemarin.

Berangkat dari rumah pukul 14:00 berharap bisa ikutan nonton pada penayangan jam 15:30. Diantar oleh sapi biru, menyusuri ruas jalan arah Surabaya yang bisa dibilang lengang jika dibandingkan pada hari kerja. Setelah agak lama mencari tempat parkir untuk sapi biru yang badannya lumayan gede, dan sempat diminta untuk pindah karena menganggu kawasan bisnis penitipan helm, akhirnya sampailah di Cinema 21. Ibu dari kedua bocah yang telah berjanji untuk mentraktir tiket nonton sudah antri dengan dibuntuti dua anaknya, sedangkan bapaknya bersantai menikmati gambar-gambar film yang akan diputar. Melihat antrian yang lumayan panjang, sempat terpikir sepertinya bakalan gak kebagian tiket, yang tentunya akan mengecewakan kedua bocah yang sudah napsu banget pengen nonton Kung Fu Panda. Sambil jalan-jalan diantara poster film, salah seorang bocah mendekatiku sambil berkata bahwa tiket sudah didapat, dengan wajah senangnya. Read The End Of This Entry

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This
Setelah sekian lama dibingungkan dengan penyusunan kategori yang mudah serta tepat bagi keseluruhan posting yang ada pada blog ini, baru hari ini akhirnya sempat untuk melakukan pembenahan tersebut. Beberapa kategori terpaksa dihapus karena justru membuat rancu dengan kategori yang lain, dan beberapa kategori ditambahkan sebagai pengayaan dari kategori yang sudah ada.

Proses yang lumayan ribet, karena harus melakukan editing pada hampir semua postingan yang akhirnya masuk pada uncategorized, setelah kategori yang lama dihapus. Patut untuk disyukuri bahwa pembenahan tersebut akhirnya terselesaikan dengan mengandalkan koneksi internet dari Telkom yang katanya Speedy, tetapi jauh berbeda pada kenyataannya. Belum lagi permasalahan browser yang nyangkut pada setting modem, yang sempat membuat sang penjaga modem misuh-misuh.

Mudah-mudahan dengan pembenahan kategori ini, postingan di sapimoto.com menjadi lebih terarah dalam penyusunan kategori berdasar pada kategori yang relevan dan bukan asal centang pada bermacam kategori untuk mengejar kuantitas.

Share on TwitterShare on TumblrSubmit to StumbleUponSave on DeliciousDigg This